Mereka Para Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia
Senin, 21 Desember 2020 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, Sandra Lindsay, yang merupakan penerima vaksin pertama di Amerika Serikat (AS). Dia menjalani vaksinasi di Long Island Jewish Medical Center.
![Mereka Para Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia]()
Disaksikan oleh Gubernur New York, Andrew M. Cuomo, Lindsay mengatakan melakukan vaksinasi Covid-19 tidak ada bedanya dengan melakukan vaksinasi virus atau penyakit lain. "Tidak ada bedanya dengan mengambil vaksin lain," ucapnya.
Di negara tetangga AS, yakni Kanada, Anita Quidangen menjadi orang pertama yang menerima vaksin. Dia adalah petugas di Rekai Centre, sebuah panti jompo nirlaba untuk orang tua di Toronto. Quidangen mengaku sangat senang menjadi orang pertama yang menerima vaksin tersebut.
![Mereka Para Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia]()
Selain menjadi orang pertama yang menerima vaksin di negara masing-masing, ketiga orang itu juga memiliki persamaan lainnya, yakni mereka menerima vaksin buatan Pfizer-BionTech.
Sejatinya, selain ketiga negara tersebut, Rusia juga telah melakukan vaksinasi terhadap warganya, dengan menggunakan vaksin buatan mereka sendiri. Namun, mereka tidak mengungkapkan siapa orang pertama yang menerima vaksin itu.

Disaksikan oleh Gubernur New York, Andrew M. Cuomo, Lindsay mengatakan melakukan vaksinasi Covid-19 tidak ada bedanya dengan melakukan vaksinasi virus atau penyakit lain. "Tidak ada bedanya dengan mengambil vaksin lain," ucapnya.
Di negara tetangga AS, yakni Kanada, Anita Quidangen menjadi orang pertama yang menerima vaksin. Dia adalah petugas di Rekai Centre, sebuah panti jompo nirlaba untuk orang tua di Toronto. Quidangen mengaku sangat senang menjadi orang pertama yang menerima vaksin tersebut.

Selain menjadi orang pertama yang menerima vaksin di negara masing-masing, ketiga orang itu juga memiliki persamaan lainnya, yakni mereka menerima vaksin buatan Pfizer-BionTech.
Sejatinya, selain ketiga negara tersebut, Rusia juga telah melakukan vaksinasi terhadap warganya, dengan menggunakan vaksin buatan mereka sendiri. Namun, mereka tidak mengungkapkan siapa orang pertama yang menerima vaksin itu.
(esn)
Lihat Juga :