NYPD: Aksi Penembakan di New York Alami Peningkatan Signifikan
Minggu, 06 Desember 2020 - 17:11 WIB
loading...
NYPD menuturkan, dalam 11 bulan terakhir pada tahun 2020, penembakan di New York melonjak ke tingkat yang tak terlihat selama bertahun-tahun. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW YORK - Departemen Kepolisian New York (NYPD), Amerika Serikat (AS) menyatakan, aksi penembakan di kota itu mengalami peningkatan sangat tajam. NYPD menuturkan, dalam 11 bulan terakhir pada tahun 2020, penembakan di New York melonjak ke tingkat yang tak terlihat selama bertahun-tahun.
"Dari Januari hingga November, jumlah penembakan di New York City naik 95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau 1.412 berbanding 72," kata NYPD dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (26/11/2020). ( Baca juga: Penembakan Mobil Mewah Bos Pabrik Tekstil, Korban Alami Trauma )
"Pada November saja, jumlah penembakan di New York meningkat 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau 115 berbanding lima aksi penembakan pada periode yang sama tahun lalu," sambungnya.
NYPD mengatakan bahwa 40 persen dari mereka yang dituduh melakukan penembakan pernah ditahan karena kepemilikan senjata, sementara 21 persen dari korban penembakan juga pernah ditahan.
"Apa pun tantangannya, petugas NYPD kami telah menunjukkan inovasi dan tekad untuk menyelesaikan pekerjaan tahun ini," kata Komisaris Polisi New York City, Dermot Shea. ( Baca juga: Trump Blokir Pertemuan Tim Transisi Biden dengan Badan Intelijen )
"Pekerjaan kami untuk menata kembali jenis kepolisian yang layak diterima warga New York selalu berkembang, sejalan dengan tradisi terbaik lembaga kami untuk mencerminkan kebutuhan semua orang di kota kami," sambungnya.
Dalam laporanya, NYPD tidak memberikan alasan di balik lonjakan penembakan tersebut. Media lokal melaporkan bahwa rencana pemerintah kota untuk mengalihkan USD 1 miliar dolar dari total anggaran USD 5,9 miliar dolar untuk departemen kepolisian untuk tahun 2021 telah menyebabkan penurunan moral di antara petugas.
"Dari Januari hingga November, jumlah penembakan di New York City naik 95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau 1.412 berbanding 72," kata NYPD dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (26/11/2020). ( Baca juga: Penembakan Mobil Mewah Bos Pabrik Tekstil, Korban Alami Trauma )
"Pada November saja, jumlah penembakan di New York meningkat 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau 115 berbanding lima aksi penembakan pada periode yang sama tahun lalu," sambungnya.
NYPD mengatakan bahwa 40 persen dari mereka yang dituduh melakukan penembakan pernah ditahan karena kepemilikan senjata, sementara 21 persen dari korban penembakan juga pernah ditahan.
"Apa pun tantangannya, petugas NYPD kami telah menunjukkan inovasi dan tekad untuk menyelesaikan pekerjaan tahun ini," kata Komisaris Polisi New York City, Dermot Shea. ( Baca juga: Trump Blokir Pertemuan Tim Transisi Biden dengan Badan Intelijen )
"Pekerjaan kami untuk menata kembali jenis kepolisian yang layak diterima warga New York selalu berkembang, sejalan dengan tradisi terbaik lembaga kami untuk mencerminkan kebutuhan semua orang di kota kami," sambungnya.
Dalam laporanya, NYPD tidak memberikan alasan di balik lonjakan penembakan tersebut. Media lokal melaporkan bahwa rencana pemerintah kota untuk mengalihkan USD 1 miliar dolar dari total anggaran USD 5,9 miliar dolar untuk departemen kepolisian untuk tahun 2021 telah menyebabkan penurunan moral di antara petugas.
(esn)
Lihat Juga :