Aramco Konfirmasi Serangan Rudal Houthi

loading...
Aramco Konfirmasi Serangan Rudal Houthi
Aramco konfirmasi serangan rudal Houthi. Foto/Ilustrasi
RIYADH - Seorang pejabat dari perusahaan minyak Arab Saudi , Aramco, serangan rudal oleh pemberontak Yaman Houthi yang menargetkan salah satu fasilitasnya di Jeddah. Ia juga mengatakan bahwa serangan itu tidak menghentikan produksi pabrik.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa serangan terjadi di "fasilitas kritis" yang mendistribusikan lebih dari 120.000 barel produk minyak bumi per hari. Pabrik tersebut adalah satu dari tiga yang memasok produk minyak ke Jeddah, Makkah, dan wilayah Al Baha.

Dia mengatakan bahwa kebakaran yang disebabkan oleh serangan rudal itu padam dalam waktu sekitar 40 menit dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun, salah satu dari 13 tangki fasilitas saat ini tidak digunakan.





"Proyektil menghantam tangki penyimpanan dari atas, mengakibatkan kerusakan besar pada atapnya, dengan lubang berukuran sekitar dua meter persegi," kata pejabat itu seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (24/11/2020).

Sebelumnya juru bicara militer Houthi mengumumkan bahwa pasukan pemberontak menembakkan rudal yang menghantam fasilitas Aramco di Jeddah. Perusahaan awalnya menolak mengomentari klaim tersebut. Seorang pejabat di Kementerian Energi Arab Saudi mengakui bahwa kebakaran telah terjadi di tangki bahan bakar di stasiun distribusi dan kobaran api telah dipadamkan tanpa cedera.

Juru bicara Houthi, Yahya Sarea, memperingatkan perusahaan yang beroperasi di Arab Saudi bahwa operasi kelompok itu akan terus berlanjut. Dia mengatakan bahwa rudal bersayap tipe Quds-2 digunakan dalam serangan yang sangat akurat.



"Serangan itu dilakukan sebagai pembalasan atas tindakan militer pimpinan Saudi di Yaman," tambahnya.(Baca juga: Raja Salman Suarakan Dukungan untuk Rakyat Yaman Lawan Houthi )
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top