Jadi Menlu, Tugas Blinken Pulihkan Kepemimpinan AS di Panggung Global

Selasa, 24 November 2020 - 09:35 WIB
loading...
Jadi Menlu, Tugas Blinken...
Antony Blinken. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden terus bergerak cepat dengan segera mengumumkan formasi kabinetnya. Biden diperkirakan akan menunjuk Antony Blinken sebagai menteri luar negeri.

Jadi Menlu, Tugas Blinken Pulihkan Kepemimpinan AS di Panggung Global


Kandidat Kepala Staf Gedung Putih Ron Klain mengungkapkan kepada ABC bahwa Biden akan mengumumkan sejumlah menterinya pada Selasa (hari ini). Namun, tim transisi Biden menolak berkomentar. Klain juga melanjutkan Biden kemungkinan akan mengumumkan jajaran kabinetnya pekan ini di mulai dari menteri dalam negeri (mendagri) dan menteri luar negeri (menlu). (Baca: Apakah Amal Bisa Mengubah Takdir?)

Biden diperkirakan akan menunjuk Antony Blinken sebagai menteri luar negeri. Blinken selama ini merupakan orang yang dekat dengan tim transisi presiden terpilih. Blinken pun memiliki tugas utama untuk membatalkan sebagian besar kebijakan luar negeri "America First" yang diusung Presiden AS Donald Trump.

Biden juga memiliki diplomat senior AS Linda Thomas-Greenfield sebagai duta besar AS untuk PBB. Thomas-Greenfield sebelumnya pernah menduduki posisi sebagai diplomat pada pemerintahan mantan presiden Barack Obama. Perempuan kulit hitam itu juga akan membantu janji kabinet Biden yang memiliki lebih banyak keragaman ras.

Tugas utama Blinken adalah memulihkan kepemimpinan AS di panggung global. Itu kenapa Biden memilih Blinken dan Thomas-Greenfield yang memiliki karier panjang di bidang diplomat. Mereka akan bekerja sama dengan Jake Sullivan, penasihat politik luar negeri Biden, yang akan ditunjuk sebagai penasihat keamanan nasional.

Akhir pekan lalu, Biden juga sudah menunjuk menteri keuangan, tapi tidak diungkapkan ke publik. Menurut media massa lokal, posisi itu telah diamanahkan kepada mantan Kepala Bank Sentral AS The Fed Janet Yellen. Sejauh ini, tim sukses dan anggota Partai Demokrat menolak buka suara terkait isu ini.

Sementara itu, pelantikan presiden Amerika Serikat (AS) tahun depan akan berbeda dengan sebelumnya. Selain diterapkan protokol kesehatan yang ketat, jumlah tamu undangan yang hadir juga akan dibatasi. (Baca juga: Siap-siap! Seleksi PPPK Guru Honorer Segera Dibuka)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved