Erdogan Bilang Turki Mampu Atasi Konsekuensi Embargo Senjata

Jum'at, 13 November 2020 - 16:17 WIB
loading...
A A A
Bulan lalu, Amerika Serikat memperingatkan Turki bahwa akan ada "konsekuensi serius" untuk "hubungan keamanan" antara AS dan Turki jika Ankara terus melanjutkan aktivitas pengujiannya terhadap sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia.

Pada 2019, Washington mengeluarkan Ankara dari program jet tempur siluman F-35 setelah Turki memutuskan untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400. Pembelian itu ditandai dengan pendandatangan kontrak senilai USD2,5 miliar antara Turki dengan Rusia pada 2017, yang berakibat pada penurunan tajam dalam hubungan AS-Turki. (Baca juga: Biden Presiden Terpilih AS: Raja Salman, Putin hingga Erdogan Bungkam )

AS juga memperingatkan bahwa pengerahan S-400 oleh Turki akan menghancurkan, tidak hanya untuk program F-35, tapi juga berpotensi merusak interoperabilitas Turki dengan NATO. Alasannya, S-400 secara khusus dirancang untuk menembak jatuh pesawat seperti F-35.

Washington telah menentang kesepakatan Ankara-Moskow. AS menuntut agar Turki membuang S-400 dan membeli sistem rudal Patriot AS sebagai gantinya. Namun, Ankara dan Moskow sama-sama melanjutkan negosiasi pengiriman tambahan perangkat S-400.

Negaranya Erdogan itu telah menerima 36 unit tembakan S-400 dan lebih dari 192 rudal dan baru-baru ini menyatakan minat untuk membeli lebih banyak.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved