Putin Ingin Pertahanan Nuklir Rusia Seperti Senapan Kalashnikov

Rabu, 11 November 2020 - 20:48 WIB
loading...
Putin Ingin Pertahanan...
Pusat Kontrol Pertahanan Nuklir Rusia. Foto/Russia Today
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengumumkan Rusia hampir menyelesaikan situs kontrol dan komando baru pengendali pasukan anti nuklir . Ia mengatakan sistem tersebut harus sederhana dan dapat diandalkan seperti senapan Kalashnikov.

Putin mengatakan fasilitas baru telah meningkatkan kemampuan bertahan dalam serangan, termasuk serangan nuklir, memastikan bahwa Rusia tetap mengendalikan angkatan bersenjatanya. Kemampuan bertahan hidup sangat penting untuk pencegahan nuklir, memastikan serangan balasan diluncurkan sebagai respons terhadap serangan yang memenggal kepala dan dengan demikian membuat eskalasi seperti itu kecil kemungkinannya.

"Situs komando dan kontrol baru memiliki perlindungan praktis yang mutlak," kata Putin.



"Yang penting, semua peralatan, perangkat keras, dan komunikasi yang terlibat dalam pengendalian kekuatan nuklir harus tetap modern, sederhana, dan andal, seperti senapan serbu Kalashnikov," imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (11/11/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved