Azerbaijan Minta Maaf karena Tembak Jatuh Helikopter Militer Rusia
Rabu, 11 November 2020 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
"Helikopter Angkatan Udara Rusia sebelumnya tidak terlihat di daerah itu," kata kementerian tersebut. (Baca juga: Kremlin: Tak Ada Kesepakatan Penempatan Pasukan Turki di Nagorno-Karabakh )
Pasukan Armenia dan Azerbaijan telah bertempur selama enam minggu di wilayah Nagorno-Karabakh. Wilayah itu terletak di dalam Azerbaijan, tetapi telah di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh Armenia sejak perang di sana berakhir pada tahun 1994.
Konflik terbaru dimulai 27 September dan telah menyebabkan ratusan—laporan lain menyebut ribuan orang—tewas, menandai eskalasi pertempuran terburuk sejak perang berakhir.
Azerbaijan mengandalkan dukungan kuat dari sekutunya Turki, yang telah melatih militer Azerbaijan dan menyediakan drone tempur dan sistem roket jarak jauh.
Pejabat Armenia menuduh Turki terlibat langsung dalam konflik tersebut dan mengirim tentara bayaran dari Suriah untuk berperang di pihak Azerbaijan.
Pasukan Armenia dan Azerbaijan telah bertempur selama enam minggu di wilayah Nagorno-Karabakh. Wilayah itu terletak di dalam Azerbaijan, tetapi telah di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh Armenia sejak perang di sana berakhir pada tahun 1994.
Konflik terbaru dimulai 27 September dan telah menyebabkan ratusan—laporan lain menyebut ribuan orang—tewas, menandai eskalasi pertempuran terburuk sejak perang berakhir.
Azerbaijan mengandalkan dukungan kuat dari sekutunya Turki, yang telah melatih militer Azerbaijan dan menyediakan drone tempur dan sistem roket jarak jauh.
Pejabat Armenia menuduh Turki terlibat langsung dalam konflik tersebut dan mengirim tentara bayaran dari Suriah untuk berperang di pihak Azerbaijan.
(min)
Lihat Juga :