Israel Berpotensi Perang dengan Iran Jika Biden Menang Pilpres AS
Sabtu, 07 November 2020 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
"Saya berasumsi bahwa bahkan jika kesepakatan (nuklir) Iran diperbarui...itu akan lebih baik dari yang sebelumnya," katanya kepada Army Radio.
"Ada kesepakatan luas bahwa mereka memiliki lubang yang signifikan dalam hal kepentingan dunia bebas."
JCPOA ditandatangani pada 2015 antara Iran dan anggota tetap Dewan Keamanan PBB (China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, Amerika Serikat), dan Uni Eropa.
Kesepakatan itu mengharuskan Iran untuk mengekang program nuklirnya dan harus menurunkan cadangan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional, termasuk embargo senjata lima tahun setelah kesepakatan itu diadopsi.
Pada 2018, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan sepihak Amerika Serikat dari perjanjian tersebut, yang pada akhirnya menyebabkan Iran secara bertahap menangguhkan beberapa kewajiban terkait JCPOA sebagai tanggapan.
"Ada kesepakatan luas bahwa mereka memiliki lubang yang signifikan dalam hal kepentingan dunia bebas."
JCPOA ditandatangani pada 2015 antara Iran dan anggota tetap Dewan Keamanan PBB (China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, Amerika Serikat), dan Uni Eropa.
Kesepakatan itu mengharuskan Iran untuk mengekang program nuklirnya dan harus menurunkan cadangan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional, termasuk embargo senjata lima tahun setelah kesepakatan itu diadopsi.
Pada 2018, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan sepihak Amerika Serikat dari perjanjian tersebut, yang pada akhirnya menyebabkan Iran secara bertahap menangguhkan beberapa kewajiban terkait JCPOA sebagai tanggapan.
(min)
Lihat Juga :