Menteri Israel: Cepat atau Lambat Qatar Akan Peroleh Jet Tempur F-35
Senin, 26 Oktober 2020 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara Steinitz mengatakan dalam pernyataan bahwa sikap Israel tentang potensi penjualan jet tempur F-35 AS ke negara-negara Teluk tidak berubah. Jika penjualan seperti itu terjadi, Israel akan menuntut "kompensasi yang sesuai", yakni bantuan pertahanan AS.
Pejabat AS telah terbuka untuk menjual F-35 ke Uni Emirat Arab, setelah negara itu dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel pada 15 September sebagai bagian dari perjanjian yang ditengahi AS yang dikenal sebagai Abraham Accords. Tapi Washington bungkam tentang tawaran Qatar untuk membeli jet tempur tersebut. (Baca juga: Jet Tempur Siluman F-35B AS Tabrakan dengan Pesawat Tanker di Udara )
AS dan Qatar memiliki hubungan yang erat. Pada bulan September, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo bertemu dengan mitranya dari Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al Thani di Washington, yang menunjukkan bahwa AS mungkin bergerak maju dengan menyebut Qatar sebagai sekutu utama non-NATO.
AS telah membantu mempersenjatai sekutu regional, termasuk Qatar, yang menjadi tuan rumah fasilitas militer Amerika terbesar di Timur Tengah, dengan harapan dapat melawan pengaruh Iran.
Arab Saudi, mitra Washington yang paling kuat dan paling dekat di antara negara-negara Teluk Arab, juga kemungkinan akan menentang AS yang memasok F-35 ke Qatar. Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir tetap terkunci dalam blokade tiga tahun terhadap Qatar yang coba diakhiri oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump, namun tidak berhasil.
Pejabat AS telah terbuka untuk menjual F-35 ke Uni Emirat Arab, setelah negara itu dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel pada 15 September sebagai bagian dari perjanjian yang ditengahi AS yang dikenal sebagai Abraham Accords. Tapi Washington bungkam tentang tawaran Qatar untuk membeli jet tempur tersebut. (Baca juga: Jet Tempur Siluman F-35B AS Tabrakan dengan Pesawat Tanker di Udara )
AS dan Qatar memiliki hubungan yang erat. Pada bulan September, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo bertemu dengan mitranya dari Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al Thani di Washington, yang menunjukkan bahwa AS mungkin bergerak maju dengan menyebut Qatar sebagai sekutu utama non-NATO.
AS telah membantu mempersenjatai sekutu regional, termasuk Qatar, yang menjadi tuan rumah fasilitas militer Amerika terbesar di Timur Tengah, dengan harapan dapat melawan pengaruh Iran.
Arab Saudi, mitra Washington yang paling kuat dan paling dekat di antara negara-negara Teluk Arab, juga kemungkinan akan menentang AS yang memasok F-35 ke Qatar. Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir tetap terkunci dalam blokade tiga tahun terhadap Qatar yang coba diakhiri oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump, namun tidak berhasil.
(min)
Lihat Juga :