Pentagon Siap Gelar Karpet Merah Sambut Kedatangan Menhan RI Prabowo
Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:21 WIB
loading...
Prabowo Subianto menjelang pelantikan sebagai menteri pertahanan di Istana Presiden, Jakarta, 23 Oktober 2019. Foto/REUTERS/Willy Kurniawan
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto ke Pentagon pada Jumat (16/10).
Sebelumnya, AS mencabut defacto larangan masuk terhadap Prabowo yang diberlakukan terkait tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Prabowo, 68, sejak lama menjadi sorotan para aktivis HAM terkait masalah Timor Leste.
Namun sejak menjabat sebagai menhan, Prabowo menjadi tokoh penting saat pemerintahan Trump berupaya memperkuat hubungan pertahanan dengan Indonesia. Kekhawatiran AS adalah, militer Indonesia juga didekati oleh Rusia dan China.
Sumber pejabat senior pertahanan AS mengatakan pada Reuters bahwa dia sangat mendukung keputusan menyambut kedatangan Prabowo ke Pentagon untuk bertemu Menhan AS Mark Esper.
“Menhan Prabowo ditunjuk sebagai menteri pertahanan oleh presiden Indonesia yang terpilih dua kali, yang merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia,” papar pejabat pertahanan AS secara anonim pada Reuters.
Sebelumnya, AS mencabut defacto larangan masuk terhadap Prabowo yang diberlakukan terkait tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Prabowo, 68, sejak lama menjadi sorotan para aktivis HAM terkait masalah Timor Leste.
Namun sejak menjabat sebagai menhan, Prabowo menjadi tokoh penting saat pemerintahan Trump berupaya memperkuat hubungan pertahanan dengan Indonesia. Kekhawatiran AS adalah, militer Indonesia juga didekati oleh Rusia dan China.
Sumber pejabat senior pertahanan AS mengatakan pada Reuters bahwa dia sangat mendukung keputusan menyambut kedatangan Prabowo ke Pentagon untuk bertemu Menhan AS Mark Esper.
“Menhan Prabowo ditunjuk sebagai menteri pertahanan oleh presiden Indonesia yang terpilih dua kali, yang merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia,” papar pejabat pertahanan AS secara anonim pada Reuters.
Lihat Juga :