Pilpres Amerika Serikat, Kamala Harris Menangi Debat dengan Pence

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 10:15 WIB
loading...
A A A
Pence juga menunjukkan dirinya adalah politikus yang berhak menjadi capres mendatang. Dia memang dikenal mendapatkan dukungan luas dari Partai Republik dan kubu independen yang beraliran kanan. Meskipun dia tetap membela kebijakan Trump, dia mencoba menggali identitas dirinya terutama untuk meraih dukungan dari kelompok pemilih berbasis agama.

Fokus debat pada permasalahan pandemi korona. Harris menuding pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengalami kegagalan terbesar sepanjang sejarah kepresidenan AS. Dia menyatakan Trump an Pence melakukan kesalahan tentang kampanye kebal terhadap virus corona. "Mereka mengetahui dan mereka menutupinya," tuding Harris dilansir Reuters.

Pilpres Amerika Serikat, Kamala Harris Menangi Debat dengan Pence


Sementara Pence menyatakan strategi pandemi yang dibuat Biden dan Harris meniru model kampanye Biden saat hendak maju sebagai presiden pada 1987. Dia mengatakan, pidato yang diungkapkan Biden meniru pidato pemimpin Partai Buruh Inggris, Neil Kinnock.

Ketika Harris ditanya apakah akan melakukan imunisasi dari vaksin yang dihasilkan Trump? Harris mengatakan dia tidak akan melakukan imunisasi tanpa persetujuan para ahli dan profesional. Hal itu langsung dikritik Pence. "Kamu (Harris) melemahkan kepercayaan publik terhadap vaksin jika vaksin bisa dihasilkan oleh pemerintahan Trump. Saya pikir itu hal yang tidak masuk akal," katanya. (Baca juga: Pandemi, Jangan Stop Vaksin Anak)

Biden Diprediksi Raih Suara Elektoral Lebih Banyak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved