Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Negosiator Qatar berada di Teheran untuk bertemu dengan pejabat Iran untuk meredakan ketegangan dan menciptakan kondisi untuk pembicaraan yang lebih luas antara Iran dan Amerika Serikat.
Para pejabat Iran tampaknya masih skeptis terhadap niat Amerika terkait implementasi nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan, terutama setelah serangkaian serangan terbaru; serangan udara AS yang menargetkan beberapa infrastruktur sipil dan militer di lima provinsi Iran dan menewaskan serta melukai puluhan warga Iran, dan juga, terutama setelah pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump, yang secara sepihak mengakhiri nota kesepahaman tersebut.
Publik baru saja mendengar dari Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran dan kepala negosiator; ia baru saja menyatakan bahwa selama konflik baru-baru ini, Iran tidak akan pernah menyerah. Bahkan, menurutnya, Iran siap untuk perang skala penuh.
Tak hanya itu, para pejabat Iran menegaskan Iran tidak dapat menyerah di bawah diplomasi paksa.
Faktanya, mereka mengatakan agar pembicaraan dengan Amerika Serikat dapat dilanjutkan, AS harus menerapkan pasal-pasal MoU, terutama pasal nomor satu, yang berkaitan dengan gencatan senjata di semua front, termasuk Lebanon, dan pasal nomor lima yang berkaitan dengan hak kedaulatan Iran dalam mengelola Selat Hormuz, dan pasal nomor 10 yang berkaitan dengan hak Iran untuk mengekspor minyaknya.
Para pejabat Iran tampaknya masih skeptis terhadap niat Amerika terkait implementasi nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan, terutama setelah serangkaian serangan terbaru; serangan udara AS yang menargetkan beberapa infrastruktur sipil dan militer di lima provinsi Iran dan menewaskan serta melukai puluhan warga Iran, dan juga, terutama setelah pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump, yang secara sepihak mengakhiri nota kesepahaman tersebut.
Publik baru saja mendengar dari Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran dan kepala negosiator; ia baru saja menyatakan bahwa selama konflik baru-baru ini, Iran tidak akan pernah menyerah. Bahkan, menurutnya, Iran siap untuk perang skala penuh.
Tak hanya itu, para pejabat Iran menegaskan Iran tidak dapat menyerah di bawah diplomasi paksa.
Faktanya, mereka mengatakan agar pembicaraan dengan Amerika Serikat dapat dilanjutkan, AS harus menerapkan pasal-pasal MoU, terutama pasal nomor satu, yang berkaitan dengan gencatan senjata di semua front, termasuk Lebanon, dan pasal nomor lima yang berkaitan dengan hak kedaulatan Iran dalam mengelola Selat Hormuz, dan pasal nomor 10 yang berkaitan dengan hak Iran untuk mengekspor minyaknya.
Lihat Juga :