Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:29 WIB
loading...
Mufti Agung Yerusalem Sheikh Mohammed Hussein. Foto/wafa
A
A
A
YERUSALEM - Otoritas Israel pada hari Jumat (10/7/2026) melarang Mufti Agung Yerusalem Sheikh Mohammed Hussein memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa selama satu pekan setelah menahannya usai salat Jumat. Kabar itu diungkap Pemerintah Provinsi Yerusalem.
Pemerintah provinsi mengatakan pasukan Israel menahan Hussein setelah ia menyampaikan khutbah Jumat dan memimpin salat Jumat di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.
Dikatakan bahwa pihak berwenang kemudian membebaskan mufti agung tersebut setelah mengeluarkan perintah yang melarangnya memasuki kompleks masjid selama satu minggu.
Tidak ada komentar langsung dari kepolisian Israel. Otoritas Israel telah mengeluarkan larangan serupa terhadap para pengkhotbah Masjid Al-Aqsa dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya pada hari Jumat, puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Langkah terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya tindakan Israel di tempat suci tersebut. Dalam laporan yang dirilis hari Minggu, Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengatakan pasukan Israel melakukan 26 kali penyusupan ke kompleks Masjid Al-Aqsa selama bulan Juni.
Menurut kementerian tersebut, 4.212 pendudukan Israel memasuki kompleks masjid melalui Gerbang Mughrabi selama jam kunjungan pagi dan siang hari di bawah perlindungan pasukan Israel.
Baca juga: Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Pemerintah provinsi mengatakan pasukan Israel menahan Hussein setelah ia menyampaikan khutbah Jumat dan memimpin salat Jumat di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.
Dikatakan bahwa pihak berwenang kemudian membebaskan mufti agung tersebut setelah mengeluarkan perintah yang melarangnya memasuki kompleks masjid selama satu minggu.
Tidak ada komentar langsung dari kepolisian Israel. Otoritas Israel telah mengeluarkan larangan serupa terhadap para pengkhotbah Masjid Al-Aqsa dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya pada hari Jumat, puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Langkah terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya tindakan Israel di tempat suci tersebut. Dalam laporan yang dirilis hari Minggu, Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengatakan pasukan Israel melakukan 26 kali penyusupan ke kompleks Masjid Al-Aqsa selama bulan Juni.
Menurut kementerian tersebut, 4.212 pendudukan Israel memasuki kompleks masjid melalui Gerbang Mughrabi selama jam kunjungan pagi dan siang hari di bawah perlindungan pasukan Israel.
Baca juga: Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
(sya)
Lihat Juga :