Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran

Rabu, 08 Juli 2026 - 07:20 WIB
loading...
Harga Minyak Melonjak...
Ilustrasi industri minyak Iran. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Minyak mentah Brent naik lebih dari 3% pada hari Selasa (7/7/2026) setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mencabut izin umum yang dikeluarkan pada 21 Juni yang mengizinkan penjualan terbatas minyak Iran.

Keputusan untuk mencabut izin umum tersebut diambil setelah tiga kapal tanker diserang di Selat Hormuz, yang menuai kecaman dari Qatar, Arab Saudi, dan Bahrain.

Harga satu barel minyak mentah Brent naik USD1,87 menjadi USD76,03 dalam perdagangan pasca-penutupan pada Selasa malam.

Kemudian, menyusul serangan AS terhadap Iran, harga minyak mentah AS melonjak lebih dari 3% menjadi USD72,65.

Departemen Keuangan AS telah mencabut izin umum yang mengizinkan penjualan minyak Iran, menurut pernyataan yang dikeluarkan Kantor Pengawasan Aset Asing (Office of Foreign Assets Control).

“Terhitung mulai 7 Juli 2026, Lisensi Umum X, tertanggal 21 Juni 2026, dicabut dan digantikan sepenuhnya oleh Lisensi Umum X1,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

AS telah mencabut sebagian sanksi terhadap ekspor minyak Iran setelah pembicaraan yang “menjanjikan” mengenai pengakhiran perang, setelah itu Departemen Keuangan AS mengeluarkan pengecualian sanksi selama 60 hari pada bulan Juni, membuka jalan bagi produksi, pengiriman, dan penjualan minyak Iran ke AS.

Kantor berita Reuters mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan tindakan Iran di Selat Hormuz “sama sekali tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat dan akan ditindaklanjuti dengan konsekuensi”.

Hal ini terjadi setelah tiga kapal tanker dilaporkan diserang di selat tersebut dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei
Rekomendasi
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Perempat Final usai Singkirkan Mesir
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Zico Ngamuk, FIFA Tuding...
Zico Ngamuk, FIFA Tuding Selamatkan Messi
Berita Terkini
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved