Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Sabtu, 04 Juli 2026 - 17:28 WIB
loading...
A
A
A
Koalisi tersebut juga mengulangi tuduhan sebelumnya bahwa Houthi telah menyerang jalur pelayaran dan perdagangan internasional di Laut Merah selatan dan Selat Bab al-Mandeb.
Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, yang diakui secara internasional, mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat, dipimpin oleh Presiden Rashad al-Alimi.
Dalam sebuah pernyataan, dewan tersebut mengutuk penerbangan Iran sebagai pelanggaran kedaulatan Yaman dan mengatakan bahwa hal itu menentang hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB.
Dewan tersebut memperingatkan Teheran agar tidak melakukan eskalasi lebih lanjut dan menyerukan kepada PBB dan mitra regional untuk mengambil apa yang digambarkan sebagai tindakan pencegahan, termasuk kontrol yang lebih ketat terhadap saluran yang mendukung dan mempersenjatai Houthi.
Koalisi pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman pada tahun 2015 setelah Houthi merebut Sanaa dan menggulingkan pemerintah yang didukung secara internasional. Konflik tersebut sejak itu menyebabkan pengungsian dan kerusakan yang meluas, dengan PBB menggambarkan situasi tersebut sebagai salah satu krisis kemanusiaan terparah di dunia.
Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, yang diakui secara internasional, mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat, dipimpin oleh Presiden Rashad al-Alimi.
Dalam sebuah pernyataan, dewan tersebut mengutuk penerbangan Iran sebagai pelanggaran kedaulatan Yaman dan mengatakan bahwa hal itu menentang hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB.
Dewan tersebut memperingatkan Teheran agar tidak melakukan eskalasi lebih lanjut dan menyerukan kepada PBB dan mitra regional untuk mengambil apa yang digambarkan sebagai tindakan pencegahan, termasuk kontrol yang lebih ketat terhadap saluran yang mendukung dan mempersenjatai Houthi.
Koalisi pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman pada tahun 2015 setelah Houthi merebut Sanaa dan menggulingkan pemerintah yang didukung secara internasional. Konflik tersebut sejak itu menyebabkan pengungsian dan kerusakan yang meluas, dengan PBB menggambarkan situasi tersebut sebagai salah satu krisis kemanusiaan terparah di dunia.
(ahm)
Lihat Juga :