Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran

Senin, 15 Juni 2026 - 14:47 WIB
loading...
A A A
Meskipun telah ada kerja sama taktis, termasuk serangan gabungan terhadap Iran, dia mengatakan hal itu belum diterjemahkan menjadi pencapaian strategis.

"Kekalahan Politik Serius"


Dalam harian Maariv, analis politik Ben Caspit mengatakan bahwa terlepas dari keberhasilan militer Israel melawan Hamas, Hizbullah, dan Iran, Netanyahu telah membawa Israel ke dalam "kekalahan politik serius".

Caspit menulis bahwa kekalahan Israel tercermin dalam ketergantungannya pada Trump, peluang yang terlewatkan, dan ancaman yang belum terselesaikan.

“Kekalahan politik lebih besar daripada kemenangan militer,” katanya, dengan alasan bahwa Netanyahu telah menjadikan dirinya sandera Trump dan telah menyeret Israel bersamanya.

Mengenai Iran, Caspit mengatakan Teheran tidak berniat untuk menghentikan proyek nuklir atau uraniumnya, menambahkan: "Bahaya yang ditimbulkan oleh rezim Iran sekarang jauh lebih besar daripada setahun yang lalu."

"Iran Adalah Pemenang Terbesar"


Juga menulis di Maariv, analis Avi Ashkenazi mengatakan Israel bukanlah pihak dalam perjanjian tersebut tetapi secara efektif termasuk di dalamnya karena kesepakatan tersebut menentukan apa yang akan dan tidak akan dilakukan Israel.

Dia mengatakan Israel telah gagal karena kepemimpinan politiknya tidak mampu memengaruhi isi perjanjian tersebut, menambahkan bahwa proyek nuklir Iran belum berakhir dan uranium yang diperkaya akan tetap sebagian atau seluruhnya berada di tangan Iran.

Ashkenazi juga menyuarakan kekhawatiran bahwa Houthi, Hamas, dan Hizbullah dapat menerima apa yang dia sebut sebagai "dosis resusitasi" setelah sejumlah besar dana Iran yang dibekukan dilepaskan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Memilukan, Driver Ojol...
Memilukan, Driver Ojol Tewas Ditikam saat Tidur di Pangkalan, Motor dan Ponsel Raib
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved