AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Senin, 15 Juni 2026 - 06:52 WIB
loading...
A
A
A
Kesepakatan yang muncul telah dikritik tajam oleh pemerintah Israel dan oleh para kritikus di partainya Trump sendiri; Partai Republik. Beberapa pihak mengatakan kesepakatan itu tidak memperbaiki ketentuan kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 yang mana Trump menarik AS keluar dari kesepakatan itu selama masa jabatan pertamanya dan masih digambarkan sebagai "buruk".
Terdapat juga gesekan yang tampak di dalam Iran beberapa jam sebelum pengumuman tersebut, karena pemerintah sebelumnya pada hari Minggu memperingatkan bahwa perpecahan di dalam negeri terkait kesepakatan tersebut akan melemahkan posisi negosiasinya.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendesak persatuan nasional dan menyebutnya sebagai "aib" ketika seseorang berdiri di hadapan parlemen dan menyebut siapa pun yang bernegosiasi sebagai pengkhianat.
Setelah perang dimulai 28 Februari, Iran menyerang Israel dan beberapa negara Teluk Arab dengan rudal dan drone. Gencatan senjata tercapai pada 7 April. Sepuluh hari kemudian, militer AS memberlakukan blokade. Pertemuan tatap muka bersejarah antara Wakil Presiden JD Vance dan ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf berakhir tanpa hasil.
Sepanjang negosiasi, Trump secara bergantian mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran, bahkan peradabannya, namun juga memuji Iran sebagai negara yang "lebih profesional" karena pemerintahannya berupaya mengakhiri perang menjelang pemilu AS yang akan datang akhir tahun ini.
Terdapat juga gesekan yang tampak di dalam Iran beberapa jam sebelum pengumuman tersebut, karena pemerintah sebelumnya pada hari Minggu memperingatkan bahwa perpecahan di dalam negeri terkait kesepakatan tersebut akan melemahkan posisi negosiasinya.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendesak persatuan nasional dan menyebutnya sebagai "aib" ketika seseorang berdiri di hadapan parlemen dan menyebut siapa pun yang bernegosiasi sebagai pengkhianat.
Setelah perang dimulai 28 Februari, Iran menyerang Israel dan beberapa negara Teluk Arab dengan rudal dan drone. Gencatan senjata tercapai pada 7 April. Sepuluh hari kemudian, militer AS memberlakukan blokade. Pertemuan tatap muka bersejarah antara Wakil Presiden JD Vance dan ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf berakhir tanpa hasil.
Sepanjang negosiasi, Trump secara bergantian mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran, bahkan peradabannya, namun juga memuji Iran sebagai negara yang "lebih profesional" karena pemerintahannya berupaya mengakhiri perang menjelang pemilu AS yang akan datang akhir tahun ini.
(mas)
Lihat Juga :