Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:20 WIB
loading...
A A A
"Saat ini, karena ketidakstabilan di kawasan ini, Selat Hormuz ditutup untuk pergerakan semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial. Kapal apa pun yang mencoba melintas akan menjadi sasaran," bunyi pengumuman IRGC.

AS melancarkan serangan di Iran pada Kamis pagi, menyusul laporan bahwa sistem pertahanan udara Iran diaktifkan di beberapa wilayah.

Di antara lokasi lain, sistem tersebut diaktifkan di Provinsi Fars, di Pulau Qeshm, dan di ibu kota, Teheran.

Selain itu, ledakan dilaporkan terjadi di pabrik petrokimia di Assaluyeh—fasilitas terbesar sejenisnya di negara itu, yang bertanggung jawab atas sekitar 50% produksi petrokimia Iran. Ledakan lebih lanjut dilaporkan terdengar di Pulau Kish, Pulau Qeshm, dan di Sirik, dekat Selat Hormuz.

Komando Pusat AS atau CENTCOM juga mengkonfirmasi bahwa pasukannya mulai melancarkan serangan pertahanan diri tambahan terhadap berbagai target di Iran.

"Serangan tersebut sebagai tanggapan terhadap agresi Iran yang tidak beralasan dan berkelanjutan," kata CENTCOM.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News bahwa dia telah berbicara langsung dengan para pejabat Iran. Menurutnya, para pejabat tersebut telah memintanya untuk menghentikan serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved