Jadi Target Rudal dan Drone Iran, Bahrain dan Kuwait Siaga Penuh
Rabu, 03 Juni 2026 - 15:12 WIB
loading...
Jadi target rudal dan drone Iran, Bahrain dan Kuwait siaga penuh. Foto/X/@TheOldBahrain
A
A
A
TEHERAN - Militer Bahrain mengatakan mencegat tiga rudal dan beberapa drone yang menargetkan infrastruktur sipil. Bahrain menuding serangan yang dikaitkan dengan Iran dan "agresi sistematisnya".
Bahrain mengutuk serangan Iran sebagai pelanggaran hukum internasional, dan mengatakan siap untuk terus melindungi Bahrain.
“Komando umum pasukan pertahanan Bahrain mengumumkan bahwa Iran melanjutkan kampanye permusuhan sistematisnya melalui serangan kriminalnya menggunakan rudal dan drone yang menargetkan fasilitas sipil di Kerajaan Bahrain,” kata pernyataan itu, dilansir Al Jazeera.
Selain Bahrain, seorang pejabat militer Kuwait mengecam serangan rudal dan drone Iran terhadap negaranya yang melukai sejumlah orang dan menutup bandara internasional.
Brigadir Jenderal Saud Abdulaziz al-Otaibi, juru bicara Kementerian Pertahanan, menggambarkan serangan itu sebagai "agresi kriminal Iran yang mengakibatkan kerusakan material yang signifikan pada bangunan dan cedera".
Belum jelas berapa banyak orang yang terluka dalam serangan bandara atau seberapa serius kondisi mereka.
Militer Kuwait mengatakan serangan drone dan rudal yang menghantam terminal di Bandara Internasional Kuwait telah menyebabkan "kerusakan material yang signifikan" dan melukai beberapa orang.
Otoritas Penerbangan Sipil Umum Kuwait juga mengatakan penerbangan telah ditangguhkan dan penerbangan lainnya akan dialihkan ke bandara alternatif hingga pemberitahuan lebih lanjut, lapor Kantor Berita Kuwait resmi.
Sebelumnya, Komando Pusat militer AS (CENTCOM) memposting informasi lebih lanjut tentang serangan balasan semalam dengan pasukan Iran.
CENTCOM sebelumnya mengatakan telah meluncurkan tembakan "pertahanan diri" "sebagai tanggapan terhadap upaya serangan oleh Iran di seluruh Timur Tengah".
“Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah negara-negara tetangga di kawasan; namun, semuanya gagal mengenai sasaran yang dimaksud. Dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait meleset atau hancur di tengah jalan, dan tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain segera dicegat oleh pasukan pertahanan udara AS dan Bahrain,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan.
Bahrain mengutuk serangan Iran sebagai pelanggaran hukum internasional, dan mengatakan siap untuk terus melindungi Bahrain.
“Komando umum pasukan pertahanan Bahrain mengumumkan bahwa Iran melanjutkan kampanye permusuhan sistematisnya melalui serangan kriminalnya menggunakan rudal dan drone yang menargetkan fasilitas sipil di Kerajaan Bahrain,” kata pernyataan itu, dilansir Al Jazeera.
Selain Bahrain, seorang pejabat militer Kuwait mengecam serangan rudal dan drone Iran terhadap negaranya yang melukai sejumlah orang dan menutup bandara internasional.
Brigadir Jenderal Saud Abdulaziz al-Otaibi, juru bicara Kementerian Pertahanan, menggambarkan serangan itu sebagai "agresi kriminal Iran yang mengakibatkan kerusakan material yang signifikan pada bangunan dan cedera".
Belum jelas berapa banyak orang yang terluka dalam serangan bandara atau seberapa serius kondisi mereka.
Militer Kuwait mengatakan serangan drone dan rudal yang menghantam terminal di Bandara Internasional Kuwait telah menyebabkan "kerusakan material yang signifikan" dan melukai beberapa orang.
Otoritas Penerbangan Sipil Umum Kuwait juga mengatakan penerbangan telah ditangguhkan dan penerbangan lainnya akan dialihkan ke bandara alternatif hingga pemberitahuan lebih lanjut, lapor Kantor Berita Kuwait resmi.
Sebelumnya, Komando Pusat militer AS (CENTCOM) memposting informasi lebih lanjut tentang serangan balasan semalam dengan pasukan Iran.
CENTCOM sebelumnya mengatakan telah meluncurkan tembakan "pertahanan diri" "sebagai tanggapan terhadap upaya serangan oleh Iran di seluruh Timur Tengah".
“Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah negara-negara tetangga di kawasan; namun, semuanya gagal mengenai sasaran yang dimaksud. Dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait meleset atau hancur di tengah jalan, dan tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain segera dicegat oleh pasukan pertahanan udara AS dan Bahrain,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan.
(ahm)
Lihat Juga :