Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Jum'at, 29 Mei 2026 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Blue Origin telah mengalami serangkaian kemunduran saat bersaing dengan SpaceX untuk kontrak NASA untuk program Artemis. Muatan dari penerbangan ketiga New Glenn berakhir di orbit yang salah selama penerbangan bulan lalu, dan roket tersebut untuk sementara dilarang terbang oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA).
Uji coba hari Kamis adalah yang pertama. Uji coba pembakaran statis pertama—di mana roket tetap berada di landasan peluncuran—sejak FAA mengizinkannya untuk kembali terbang minggu lalu. FAA tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai apakah ledakan hari Kamis akan memicu penyelidikan lain.
Blue Origin dan SpaceX sama-sama telah membangun fasilitas baru yang besar di atau dekat pusat ruang angkasa Cape Canaveral untuk mendukung misi berawak dan kargo dalam kemitraan dengan NASA.
Artemis III, yang direncanakan untuk tahun 2027, dijadwalkan untuk menguji wahana pendarat Blue Moon milik Blue Origin, dan Sistem Pendaratan Manusia (HLS) Starship milik SpaceX, untuk menentukan mana yang akan mengangkut awak Artemis IV dari kapsul Orion ke permukaan bulan.
Musk dengan cepat memberikan pendapatnya tentang ledakan Blue Origin pada hari Kamis.
“Sangat disayangkan,” katanya dalam diskusi di X, yang dimilikinya. “Roket itu keras," imbuh dia, yang dikutip AP, Jumat (29/5/2026).
Bezos juga memiliki kepentingan dalam wisata luar angkasa. April lalu, perusahaan tersebut menjadi berita utama karena mengirimkan kru bertabur bintang yang semuanya perempuan ke luar angkasa. Gayle King dan Katy Perry berada di dalam penerbangan tersebut.
Uji coba hari Kamis adalah yang pertama. Uji coba pembakaran statis pertama—di mana roket tetap berada di landasan peluncuran—sejak FAA mengizinkannya untuk kembali terbang minggu lalu. FAA tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai apakah ledakan hari Kamis akan memicu penyelidikan lain.
Blue Origin dan SpaceX sama-sama telah membangun fasilitas baru yang besar di atau dekat pusat ruang angkasa Cape Canaveral untuk mendukung misi berawak dan kargo dalam kemitraan dengan NASA.
Artemis III, yang direncanakan untuk tahun 2027, dijadwalkan untuk menguji wahana pendarat Blue Moon milik Blue Origin, dan Sistem Pendaratan Manusia (HLS) Starship milik SpaceX, untuk menentukan mana yang akan mengangkut awak Artemis IV dari kapsul Orion ke permukaan bulan.
Musk dengan cepat memberikan pendapatnya tentang ledakan Blue Origin pada hari Kamis.
“Sangat disayangkan,” katanya dalam diskusi di X, yang dimilikinya. “Roket itu keras," imbuh dia, yang dikutip AP, Jumat (29/5/2026).
Bezos juga memiliki kepentingan dalam wisata luar angkasa. April lalu, perusahaan tersebut menjadi berita utama karena mengirimkan kru bertabur bintang yang semuanya perempuan ke luar angkasa. Gayle King dan Katy Perry berada di dalam penerbangan tersebut.
(mas)
Lihat Juga :