Mojtaba Tegaskan AS Tidak akan Lagi Punya Tempat Perlindungan Aman di Teluk

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:29 WIB
loading...
Mojtaba Tegaskan AS...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei mengatakan kekuatan-kekuatan Teluk tidak akan lagi "menjadi perisai" bagi pangkalan militer Amerika Serikat (AS). Dia menegaskan AS tidak akan lagi memiliki "tempat perlindungan aman" di kawasan tersebut.

Khamenei menyampaikan komentar tersebut di saluran Telegram-nya pada hari Selasa. Pernyataan ini muncul ketika Teheran dan Washington membahas kerangka kerja untuk mengakhiri perang mereka yang telah berlangsung selama tiga bulan.

“Waktu tidak dapat diputar kembali, dan negara-negara serta wilayah-wilayah di kawasan ini tidak akan lagi berfungsi sebagai perisai bagi pangkalan-pangkalan Amerika. Amerika tidak akan lagi memiliki tempat perlindungan aman bagi kejahatan atau untuk mendirikan pangkalan militer di kawasan ini,” katanya.

Pemimpin tertinggi Iran mengambil alih kekuasaan pada bulan Maret setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel. Mojtaba Khamenei sejauh ini belum muncul di depan umum.

Sejak diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei belum pernah muncul dalam video atau di depan kamera. Namun, ia telah mengeluarkan pernyataan melalui televisi pemerintah.

Ia mengatakan kekuatan Timur Tengah tidak akan lagi menjadi "perisai" bagi pangkalan militer AS, dan AS tidak akan lagi memiliki "tempat berlindung yang aman" di kawasan tersebut.

Ini telah menjadi salah satu argumen utama Iran sepanjang perang: bahwa negara-negara regional harus mengakhiri kehadiran AS. Artinya, setiap kali Iran merasakan ancaman, mereka akan membalas dan menyerang. AS tidak akan aman lagi.

Pemimpin tertinggi kemudian berbicara tentang kemenangan "poros perlawanan", termasuk Lebanon, dengan mengatakan pasukan proksi Iran telah memberi pelajaran kepada Amerika dan "entitas Zionis".

Khamenei menyerukan kepada negara-negara Islam dan negara-negara lain untuk berbagi kepentingan bersama yang akan membentuk tatanan baru dan masa depan kawasan dan dunia. Ia menyatakan, “Dengan ketulusan dan kemurnian, saya mengajak semua negara dan pemerintah Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kebaikan bersama.”

Pesan beliau jelas berfokus pada tatanan regional baru – tatanan pasca-Amerika.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Sampaikan Pesan Haji, Bersumpah Israel akan Diberantas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
Syifa Hadju Infeksi...
Syifa Hadju Infeksi Bakteri Jelang Ulang Tahun, Sampai Diinfus di RS
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Infografis
Fakta Mengejutkan Kenapa...
Fakta Mengejutkan Kenapa Serigala Tidak Ada di Tempat Sirkus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved