Trump: 13 Tentara AS Tewas demi Pastikan Iran Tak Akan Pernah Memiliki Bom Nuklir

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:14 WIB
loading...
Trump: 13 Tentara AS...
Presiden Donald Trump menghormati 13 tentara AS yang tewas dalam perang Iran ketika menghadiri peringatan Memorial Day di Pemakaman Nasional Arlington pada hari Senin. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menghormati 13 anggota militer Amerika Serikat (AS) yang meninggal selama perang Iran sebagai bagian dari peringatan Memorial Day di Pemakaman Nasional Arlington pada hari Senin. Dia mengatakan belasan tentara tersebut meninggal untuk memastikan Iran tidak akan pernah memiliki bom nuklir.

“Kita kehilangan 13 jiwa yang luar biasa, orang-orang yang luar biasa dan istimewa,” kata Trump setelah meletakkan karangan bunga di Makam Prajurit Tak Dikenal di pemakaman militer di Virginia, tepat di luar Washington, D.C.

Baca Juga: Jet Tempur AS Serang Kapal dan Situs Rudal Iran, Ledakan Dahsyat Guncang Bandara Abbas

Hari libur tahunan Memorial Day untuk memperingati anggota militer Amerika yang meninggal dalam misi tempur kali ini bertepatan dengan mendekatnya tiga bulan perang Iran dan Trump menggembar-gemborkan kemajuan dalam mengubah gencatan senjata enam minggu menjadi kesepakatan perdamaian permanen.

Selain 13 kematian tentara Amerika, perang 40 hari tersebut telah menelan biaya setidaknya USD29 miliar bagi Amerika Serikat dan sangat mengganggu pasokan energi global, mengacaukan perekonomian dan mendorong kenaikan harga bensin dan inflasi secara keseluruhan. Jajak pendapat menunjukkan sebagian besar warga Amerika menentang perang tersebut.

Trump mengatakan pengorbanan itu sepadan untuk mencegah Iran memperoleh bom nuklir. Dia menekankan bahwa dirinyaa bertekad untuk mencegah Iran menjadi negara bersenjata nuklir.

“Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” kata Trump dalam pidatonya di upacara tersebut kepada kerumunan yang termasuk veteran dan anggota keluarga prajurit yang meninggal, termasuk keluarga seorang prajurit yang meninggal dalam perang Iran, yang dilansir USA Today, Selasa (26/5/2026).

Isu nuklir muncul dalam negosiasi untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari. Trump juga mendorong pembukaan kembali Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20% minyak dunia.

Trump mengisyaratkan pada hari Sabtu bahwa kesepakatan damai sudah dekat, tetapi kemudian mengatakan bahwa dia telah memberi tahu para negosiatornya untuk tidak terburu-buru membuat kesepakatan dengan Iran.

“Negosiasi dengan Republik Islam Iran berjalan dengan baik! Hanya akan ada Kesepakatan Besar untuk semua atau, tidak ada Kesepakatan sama sekali,” tulis Trump di Truth Social pada hari Senin.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Berita Terkini
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved