Iran Gantung Mata-mata AS-Israel, Namanya Mojtaba

Senin, 25 Mei 2026 - 08:57 WIB
loading...
Iran Gantung Mata-mata...
Mojtaba Kian, pria yang dieksekusi gantung pihak berwenang Iran pada hari Minggu atas tuduhan menjadi mata-mata AS dan Israel selama perang. Foto/via Iran International
A A A
TEHERAN - Iran pada hari Minggu menggantung seorang pria bernama Mojtaba Kian yang dihukum mati atas tuduhan menjadi mata-mata musuh selama perang melawan Amerika Serikat (AS) Israel. Nama depan pria itu memang sama dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei.

"Mojtaba Kian...yang mengirimkan informasi terkait unit industri pertahanan negara kepada musuh, digantung pagi ini," bunyi pengumuman lembaga peradilan Iran melalui situs webnya, Mizan Online.

Baca Juga: Trump Berubah Lagi, Perintahkan Negosiator AS Jangan Terburu-buru Deal dengan Iran

Disebutkan bahwa Mojtaba berbagi informasi terkait kemampuan pertahanan Iran selama perang yang berlangsung hampir 40 hari.

Eksekusi mati ini adalah yang pertama yang secara langsung terkait dengan pelanggaran spionase yang dilakukan selama perang, yang pecah pada 28 Februari ketika serangan AS-Israel menewaskan para pemimpin senior Iran, memicu serangan balasan oleh Teheran di seluruh wilayah Timur Tengah.

Sejak awal perang, Iran telah meningkatkan eksekusi untuk kasus spionase atau siapa pun yang berkolaborasi dengan Israel dan AS, meskipun sebelum hari Minggu semua yang digantung dijatuhi hukuman untuk pelanggaran yang dilakukan sebelum perang.

"[Mojtaba] Kian mengirimkan beberapa pesan ke jaringan musuh yang berafiliasi dengan Zionis-Amerika, termasuk koordinat dan informasi tentang fasilitas yang memproduksi suku cadang yang terkait dengan industri pertahanan negara," imbuh pengumuman lembaga peradilan Iran.

Menurut Mizan Online, dia mengirim informasi ke jaringan televisi satelit. Situs itu tidak menyebutkan jaringan televisi yang dimaksud, tetapi otoritas Iran sering menuduh media berbahasa Persia yang berbasis di luar negeri bekerja sama dengan Israel.

Laporan Mizan Online mengatakan satu "lokasi target" di Iran diserang selama perang setelah Mojtaba Kian menyampaikan informasi tentang keberadaannya.

"Hukuman tersebut dilaksanakan pagi ini setelah selesainya formalitas hukum," lanjut pengumuman di situs tersebut.

Eksekusi gantung terhadap Mojtaba Kian terjadi kurang dari 50 hari setelah penangkapannya, sementara asetnya juga disita.

Iran melakukan jumlah eksekusi tertinggi kedua di dunia setelah China, menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia termasuk Amnesty International.

Pada hari Kamis, negara itu mengeksekusi dua pria yang dihukum karena pemberontakan bersenjata dan keanggotaan dalam apa yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai "kelompok teroris separatis", sebuah frasa yang sering digunakan untuk merujuk pada kelompok Kurdi Iran yang berbasis di wilayah Kurdistan Irak yang bertetangga.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Berita Terkini
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved