Aliansi Rusia-China Semakin Kuat Meskipun Ada Tekanan Barat

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:36 WIB
loading...
Aliansi Rusia-China...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov. Foto/sputnik
A A A
BEIJING - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow dan Beijing telah membangun kemitraan strategis yang cukup kuat untuk menahan tekanan Barat. Dia menunjuk pada perluasan kerja sama energi, peningkatan koordinasi teknologi, dan omset perdagangan yang melebihi USD200 miliar.

Lavrov mengatakan hubungan antara Moskow dan Beijing "bertumpu pada fondasi material yang sangat kokoh."

Ia mengatakan perdagangan antara kedua negara telah mencapai lebih dari USD200 juta per tahun selama beberapa tahun terakhir, dengan pasokan energi sebagai "tulang punggung" kerja sama mereka.

Lavrov mencatat Rusia adalah pemasok gas alam terbesar ke China melalui jalur pipa, dan juga "termasuk di antara pemasok utama gas alam cair dan batubara."

"Baru-baru ini, kami mencapai kesepakatan akhir tentang pembangunan jalur pipa gas utama 'Power of Siberia 2'," kata Lavrov. "Rute 'Timur Jauh' juga sedang dibahas."

Ia juga menekankan kedua negara mempercepat upaya untuk memperkuat kedaulatan teknologi dan mengurangi ketergantungan pada Barat, di tengah sanksi dan tekanan geopolitik yang meningkat.

“Seperti yang ditunjukkan oleh peristiwa baru-baru ini, di mana Barat mengungkapkan esensi kebijakannya tanpa berusaha menyembunyikannya, baik China maupun Rusia harus terlebih dahulu dan terutama mengandalkan kekuatan mereka sendiri dan solidaritas persaudaraan kita,” ungkap Lavrov.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Kapal Tanker Raksasa...
Kapal Tanker Raksasa Diserang di Selat Hormuz, Qatar Panggil Diplomat Iran
Rekomendasi
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
Berita Terkini
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved