Ini Gambaran Operasi Epic Fury 2.0, Menyerang Pulau Kharg hingga Mengirim Pasukan Khusus

Senin, 18 Mei 2026 - 04:40 WIB
loading...
Ini Gambaran Operasi...
Ini gambaran Operasi Epic Fury 2.0, menyerang Pulau Kharg hingga mengirim pasukan khusus. Foto/X/CENTCOM
A A A
WASHINGTON - Kekhawatiran akan perang AS- Iran yang diperbarui meningkat tajam pada hari Sabtu setelah muncul laporan bahwa Washington dan Tel Aviv sedang mempersiapkan opsi militer baru terhadap Teheran, termasuk kemungkinan serangan terhadap Pulau Kharg — pusat ekspor minyak terpenting Iran.

Kekhawatiran akan perang kembali muncul ketika Presiden AS Donald Trump membagikan gambar buatan AI yang menakutkan di Truth Social, memperingatkan tentang "ketenangan sebelum badai". Grafik tersebut menunjukkan Trump bersama seorang laksamana Angkatan Laut AS menghadapi perairan berbadai yang dipenuhi kapal perang, termasuk satu kapal yang mengibarkan bendera Iran.

Trump kemudian memposting klip lain yang tampaknya menunjukkan kapal perusak AS menembak jatuh pesawat Iran, menambah spekulasi yang berkembang bahwa aksi militer mungkin kembali dipertimbangkan setelah berminggu-minggu diplomasi yang terhenti.

Menurut laporan The New York Times dan media Israel, Amerika Serikat dan Israel sedang melakukan beberapa persiapan paling intensif mereka untuk kemungkinan kembali berperang, dengan diskusi yang dilaporkan berpusat pada apa yang oleh beberapa pejabat disebut "Operasi Epic Fury 2.0".


Ini Gambaran Operasi Epic Fury 2.0, Menyerang Pulau Kharg hingga Mengirim Pasukan Khusus

1. Menyerang Infrastruktur Militer Iran

Laporan tersebut mengatakan para perencana militer sedang memeriksa berbagai opsi, termasuk perluasan kampanye pengeboman terhadap infrastruktur militer dan nuklir Iran, operasi yang menargetkan situs uranium bawah tanah, dan bahkan kemungkinan serangan terhadap Pulau Kharg.

2. Mengirim Pasukan Khusus untuk Menyita Uranium Iran

Menurut The New York Times, salah satu opsi yang sedang dibahas melibatkan pengerahan pasukan komando ke Iran untuk mengambil uranium yang sangat diperkaya yang diyakini terkubur di bawah situs nuklir yang rusak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Berita Terkini
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved