4 Alasan AS dan Israel Akan Menyerang Iran pada Pekan Depan
Minggu, 17 Mei 2026 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Pilihan tersebut dapat mencakup "serangan bom yang lebih agresif" terhadap target militer dan situs infrastruktur Iran, kata para pejabat AS anonim kepada surat kabar tersebut.
Pilihan lain melibatkan penggerebekan untuk merebut persediaan uranium yang diperkaya milik Teheran, yang diyakini terkubur di bawah tanah setelah pemboman fasilitas nuklir Iran oleh AS pada Juni 2025.
Teheran mengatakan siap untuk "memberikan tanggapan yang pantas terhadap agresi apa pun." Mereka telah menyatakan kehati-hatian tentang negosiasi yang macet tetapi tetap menunjukkan kesediaan untuk terlibat dalam diplomasi.
"Kami memiliki setiap alasan untuk tidak mempercayai Amerika," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Jumat. "Tidak ada solusi militer, dan AS harus memahami kenyataan ini. Mereka tidak dapat mencapai tujuan mereka melalui aksi militer, tetapi situasinya akan berbeda jika mereka mengejar diplomasi."
Pilihan lain melibatkan penggerebekan untuk merebut persediaan uranium yang diperkaya milik Teheran, yang diyakini terkubur di bawah tanah setelah pemboman fasilitas nuklir Iran oleh AS pada Juni 2025.
4. Trump Masih Berambisi Mengalahkan Iran
Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengancam akan memperbarui serangan terhadap Iran, semakin sering menyuarakan ketidakpuasannya terhadap proposal Teheran. Trump mengecam tanggapan Iran terhadap proposal Amerika akhir pekan lalu, menyebutnya sebagai "sampah" dan mengkritik gencatan senjata saat ini sebagai "sangat lemah."Teheran mengatakan siap untuk "memberikan tanggapan yang pantas terhadap agresi apa pun." Mereka telah menyatakan kehati-hatian tentang negosiasi yang macet tetapi tetap menunjukkan kesediaan untuk terlibat dalam diplomasi.
"Kami memiliki setiap alasan untuk tidak mempercayai Amerika," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Jumat. "Tidak ada solusi militer, dan AS harus memahami kenyataan ini. Mereka tidak dapat mencapai tujuan mereka melalui aksi militer, tetapi situasinya akan berbeda jika mereka mengejar diplomasi."
(ahm)
Lihat Juga :