Jenderal Donahue Disebut Target Pemecatan Berikutnya oleh Menteri Perang AS Pete Hegseth

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:04 WIB
loading...
Jenderal Donahue Disebut...
Jenderal Chris Donahue, komandan Komando Eropa-Afrika Militer AS, dilaporkan target pemecetan berikutnya oleh Menteri Perang Pete Hegseth. Foto/Task&Purpose
A A A
WASHINGTON - Jenderal Chris Donahue, komandan Komando Eropa-Afrika Militer Amerika Serikat (AS), dilaporkan menjadi perwira tinggi Amerika berikutnya yang akan dipecat Menteri Perang Pete Hegseth. Senator Partai Republik Thom Tillis memperingatkan Hegseth untuk tidak melakukannya.

Mengutip laporan dari The Independent, Minggu (17/5/2026), pada Desember lalu Pentagon berencana untuk merombak berbagai komando sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi. Itu termasuk rencana untuk menempatkan Komando Pusat AS, Komando Eropa AS, dan Komando Afrika AS di bawah organisasi payung baru bernama Komando Internasional AS.

Baca Juga: Profil Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk

Namun, NOTUS melaporkan pekan ini bahwa langkah tersebut secara efektif akan menurunkan pangkat Komando Angkatan Darat AS di Eropa dan Afrika serta mengganti pemimpinnya, Jenderal Chris Donahue. Langkah ini merupakan bagian dari perombakan kehadiran AS di Eropa—sebuah langkah yang telah meningkatkan ketegangan antara pemerintahan Trump dan NATO setelah AS menuduh sekutu Eropa tidak berbuat cukup untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Iran.

Hegseth telah melakukan perombakan signifikan dalam komando militer sejak mengambil alih Pentagon, memecat selusin perwira militer senior hingga bulan lalu. Beberapa anggota parlemen dari Partai Republik semakin vokal tentang perubahan yang terjadi di bawah kepemimpinan Hegseth, menambah gesekan internal partai yang jarang terjadi pada pemerintahan yang sudah menghadapi tekanan dari berbagai pihak.

Tillis, yang akan pensiun setelah masa jabatannya di Senat berakhir pada Januari 2027, mengunggah pernyataan panjang di X, memperingatkan: "Hegseth terus tidak menghormati sekutu terbesar kita dan beberapa profesional militer terbaik kita dengan keputusan impulsif yang tidak didasarkan pada kenyataan atau kebijaksanaan yang baik."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved