Usai Netanyahu dan Bos Mossad, Jenderal Tertinggi Israel Diam-diam Kunjungi UEA saat Perang Iran
Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Seorang mantan juru bicara perdana menteri yang mengeklaim telah ikut dalam kunjungan tersebut menulis di media sosial bahwa Abu Dhabi memberi Netanyahu—yang diburu oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan perang di Gaza—, "sambutan yang layak untuk raja".
Namun UEA bersikeras bahwa kunjungan itu tidak pernah terjadi, dengan Kementerian Luar Negeri-nya menggambarkan klaim Netanyahu sebagai "sama sekali tidak berdasar".
Para pejabat Emirat dilaporkan telah menyatakan kemarahan kepada pemerintah Israel tentang kebocoran tersebut.
"Warga Emirat sangat marah. Ini bukan pertama kalinya kebocoran seperti itu terjadi dari kantor perdana menteri, dan itulah mengapa Netanyahu telah dikecualikan dan tidak dapat mengunjungi tempat itu selama bertahun-tahun," kata sumber yang dikutip oleh i24 Israel.
Laporan media Israel lainnya tampaknya mendukung klaim Netanyahu. "Bibi datang ke sini karena dia ingin menunjukkan bahwa dia tidak meninggalkan sekutunya," kata seorang pejabat Emirat seperti dikutip oleh Israel Hayom.
Namun UEA bersikeras bahwa kunjungan itu tidak pernah terjadi, dengan Kementerian Luar Negeri-nya menggambarkan klaim Netanyahu sebagai "sama sekali tidak berdasar".
Para pejabat Emirat dilaporkan telah menyatakan kemarahan kepada pemerintah Israel tentang kebocoran tersebut.
"Warga Emirat sangat marah. Ini bukan pertama kalinya kebocoran seperti itu terjadi dari kantor perdana menteri, dan itulah mengapa Netanyahu telah dikecualikan dan tidak dapat mengunjungi tempat itu selama bertahun-tahun," kata sumber yang dikutip oleh i24 Israel.
Laporan media Israel lainnya tampaknya mendukung klaim Netanyahu. "Bibi datang ke sini karena dia ingin menunjukkan bahwa dia tidak meninggalkan sekutunya," kata seorang pejabat Emirat seperti dikutip oleh Israel Hayom.
Lihat Juga :