Langka! AS Bocorkan Lokasi Kapal Selam Nuklirnya di Gibraltar, Diduga untuk Gertak Iran

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:20 WIB
loading...
Langka! AS Bocorkan...
AS sengaja bocorkan lokasi operasi kapal selam nuklirnya di Gibraltar, diduga untuk menggertak Iran. Foto/The Stars and Stripes/Peter Ferrary
A A A
WASHINGTON - Pentagon atau Departemen Perang Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada hari Senin bahwa kapal selam rudal balistik nuklirnya telah tiba di Gibraltar, wilayah Inggris. Mengungkapkan lokasi kapal selam yang biasanya dioperasikan secara rahasia kepada publik adalah hal langka.

Langkah ini diduga sebagai pesan gertakan terhadap Teheran, menyusul penolakan langsung Presiden AS Donald Trump terhadap proposal gencatan senjata Iran sebagai "sama sekali tidak dapat diterima."

Baca Juga: Jadi Sekutu Israel, Uni Emirat Arab Diam-diam Serang Iran

Para analis memperkirakan AS sedang menggeser strateginya menuju postur pencegahan nuklir yang diperkuat di tengah tekanan diplomatik.

Pentagon menyatakan dalam siaran pers bahwa kapal selam rudal balistik kelas Ohio itu dikerahkan ke Gibraltar, wilayah Inggris di dekat pantai Spanyol. Meskipun nama kapal selam tersebut tidak diungkapkan, laporan media Barat menunjukkan bahwa itu adalah USS Alaska (SSBN-732).

Kapal selam rudal nuklir strategis ini, yang dijuluki "Boomer", memiliki panjang sekitar 171 meter dan bobot terendam sekitar 18.750 ton.

Kapal selam ini dapat beroperasi di perairan dalam selama berbulan-bulan tanpa muncul ke permukaan dan sangat sulit dideteksi karena tingkat kebisingannya yang rendah.

Mampu membawa hingga 24 rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) dengan jangkauan melebihi 12.000 km, Departemen Perang AS menggambarkan kapal selam kelas Ohio sebagai "kekuatan nuklir yang paling mampu bertahan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved