Pangeran Arab Saudi Ungkap Alasan Riyadh Tolak Gabung Perang AS-Israel Melawan Iran

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Turki al-Faisal angkat bicara soal alasan Kerajaan Arab Saudi tolak gabung perang AS-Israel melawan Iran. Foto/Arab News
A A A
RIYADH - Pangeran Turki al-Faisal, seorang anggota senior keluarga Kerajaan Arab Saudi, telah mengungkap alasan mengapa kerajaan menolak untuk bergabung dalam perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Dia mengatakan Riyadh tidak sudi terjerumus ke dalam rencana Zionis untuk memicu perang antara Arab Saudi dan Iran.

Pangeran Turki—yang memimpin dinas intelijen Arab Saudi selama lebih dari dua dekade—membeberkan alasan tersebut dalam artikel di Arab News, media milik pemerintah kerajaan.

Baca Juga: Jadi Sekutu Israel, Uni Emirat Arab Diam-diam Serang Iran

Dia mengatakan bahwa Riyadh, yang dipimpin oleh pemimpin de facto Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), telah bekerja keras untuk menyelesaikan perang tersebut secara diplomatis. "Yang awalnya telah diupayakan untuk dicegah," tulis dia.

“Ketika Iran dan pihak lain mencoba menyeret Kerajaan ke dalam kancah kehancuran, kepemimpinan kami memilih untuk menanggung penderitaan yang disebabkan oleh tetangga demi melindungi nyawa dan harta benda warganya,” lanjut Pangeran Turki.

Dia menambahkan bahwa jika Kerajaan Arab Saudi ingin menanggapi Teheran dengan serangan terhadap fasilitas dan kepentingannya, mereka dapat melakukannya, tetapi hasilnya akan berupa kehancuran lebih lanjut terhadap fasilitas minyak dan pabrik desalinasi Saudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved