5 Pelajaran Penting bagi China dari Perang AS Vs Iran, Salah Satunya Produksi 1 Miliar Drone

Senin, 11 Mei 2026 - 15:35 WIB
loading...
A A A
Partai Komunis China yang berkuasa telah berjanji untuk “bersatu kembali” dengan demokrasi yang memerintah sendiri, meskipun tidak pernah menguasai Taiwan. Pemimpin Cina Xi Jinping tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan militer untuk melakukannya.

Di Taiwan, para analis mengakui bahwa China telah membangun militer yang mampu menandingi AS dalam persenjataan presisi berteknologi tinggi dan Iran dalam peperangan drone berbiaya rendah dan bervolume tinggi.

“Roket jarak jauh dan kawanan drone pasti akan memainkan peran kunci dalam operasi militer gabungan Tiongkok melawan Taiwan,” kata Chieh Chung, seorang peneliti rekanan di Institut Penelitian Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan, kepada CNN.

Tetapi apakah peran kunci itu cukup untuk memenangkan perang di Selat Taiwan?

4. Memproduksi 1 Miliar Drone Setiap Tahun

Menurut para analis, jumlah sistem senjata tak berawak yang dapat diproduksi oleh para produsennya sangat mencengangkan.

“Produsen sipil China memiliki kapasitas untuk melakukan penyesuaian ulang dalam waktu kurang dari setahun untuk menghasilkan satu miliar drone bersenjata setiap tahunnya,” demikian pernyataan dalam laporan tahun 2025 tentang program drone China di platform analisis War on the Rocks.

Beberapa pihak memperingatkan bahwa Taiwan belum siap menghadapi jumlah sebesar itu.

Sebuah laporan baru-baru ini oleh lembaga pengawas pemerintah mengatakan bahwa tindakan penanggulangan drone militer Taiwan saat ini “tidak efektif” dan menimbulkan “risiko keamanan utama” terhadap infrastruktur penting dan pangkalan militer.

Namun, Taiwan tidak tinggal diam, dan sedang mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan tindakan penanggulangan tersebut.

Gene Su, direktur pelaksana produsen drone unggulan Taiwan, Thunder Tiger, menyerukan investasi lebih banyak dalam kemampuan Taiwan untuk memproduksi drone secara massal. “Kita perlu memproduksi secara terus menerus, siang dan malam, untuk melawan musuh kita,” katanya.

Amerika Serikat juga belajar, dan ada pengakuan bahwa dalam konflik di Pasifik, mereka mungkin akan berada di posisi bertahan, bukan penyerang.

Drone membuat peperangan jauh lebih mahal bagi pihak penyerang, kata Kepala Komando Indo-Pasifik AS, Laksamana Samuel Paparo, dalam sidang Senat AS pada bulan April.

Pameran militer China menunjukkan bahwa mereka memiliki kekuatan untuk mendukung visi Xi tentang tatanan dunia baru

Jika terjadi pertempuran di Taiwan, pulau itu atau AS dapat menggunakan drone untuk menargetkan kapal atau pesawat Tiongkok yang membawa mungkin ratusan ribu pasukan PLA melintasi Selat Taiwan untuk serangan dan pendudukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Perang Dimulai! 100...
Perang Dimulai! 100 Rudal dan Drone Iran Diluncurkan ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved