Pangkalan Rahasia Israel di Irak Bikin Geger, Parlemen Panggil Para Menteri
Senin, 11 Mei 2026 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat tersebut mengatakan penilaian awal menunjukkan pasukan tersebut adalah Amerika dan mengaitkan insiden tersebut dengan serangkaian serangan yang lebih luas yang menargetkan Pasukan Mobilisasi Populer, unit tentara Irak, dan penjaga perbatasan.
Seorang pejabat keamanan Irak lainnya mengatakan kepada The New Arab bahwa pemerintah telah mengeluarkan klarifikasi lebih lanjut pada hari Minggu, tetapi menekankan bahwa lokasi yang disebutkan dalam laporan tersebut sekarang "bersih", menunjukkan tidak ada pasukan yang tersisa di sana.
Laporan WSJ menyebutkan pangkalan militer rahasia itu hampir terungkap setelah seorang penggembala dilaporkan memberi tahu pihak berwenang Irak tentang aktivitas militer yang mencurigakan, termasuk pendaratan helikopter dan orang-orang bersenjata di daerah tersebut. Pasukan Irak yang dikirim untuk menyelidiki diduga mendapat tembakan hebat dan mundur.
Pada saat itu, Baghdad mengutuk serangan tersebut, yang menewaskan satu tentara Irak dan melukai dua lainnya, tanpa secara terbuka mengidentifikasi pelakunya.
Menurut pernyataan militer Irak yang dikeluarkan setelah insiden tersebut, pasukan dari Komando Operasi Karbala dibombardir dari udara dan diserang dengan tembakan saat melakukan misi pencarian di daerah gurun yang menghubungkan provinsi Karbala dan Najaf.
Pernyataan tersebut mengatakan satu tentara tewas dan dua lainnya terluka. Otoritas Irak kemudian mengumumkan pembentukan komite investigasi tingkat tinggi untuk menyelidiki insiden tersebut.
Seorang pejabat keamanan Irak lainnya mengatakan kepada The New Arab bahwa pemerintah telah mengeluarkan klarifikasi lebih lanjut pada hari Minggu, tetapi menekankan bahwa lokasi yang disebutkan dalam laporan tersebut sekarang "bersih", menunjukkan tidak ada pasukan yang tersisa di sana.
Laporan WSJ menyebutkan pangkalan militer rahasia itu hampir terungkap setelah seorang penggembala dilaporkan memberi tahu pihak berwenang Irak tentang aktivitas militer yang mencurigakan, termasuk pendaratan helikopter dan orang-orang bersenjata di daerah tersebut. Pasukan Irak yang dikirim untuk menyelidiki diduga mendapat tembakan hebat dan mundur.
Pada saat itu, Baghdad mengutuk serangan tersebut, yang menewaskan satu tentara Irak dan melukai dua lainnya, tanpa secara terbuka mengidentifikasi pelakunya.
Menurut pernyataan militer Irak yang dikeluarkan setelah insiden tersebut, pasukan dari Komando Operasi Karbala dibombardir dari udara dan diserang dengan tembakan saat melakukan misi pencarian di daerah gurun yang menghubungkan provinsi Karbala dan Najaf.
Pernyataan tersebut mengatakan satu tentara tewas dan dua lainnya terluka. Otoritas Irak kemudian mengumumkan pembentukan komite investigasi tingkat tinggi untuk menyelidiki insiden tersebut.
Lihat Juga :