Pakar Militer Ini Sarankan AS Harus Hengkang dari Timur Tengah, Ini 3 Alasannya
Selasa, 05 Mei 2026 - 10:25 WIB
loading...
Pakar militer ini sarankan AS harus hengkang dari Timur Tengah. Foto/X
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat terlalu banyak urus campuran di berbagai negara, termasuk dalam perang Iran . Dengan dalih melindungi Israel dan negara-negara Arab, AS membela mati-matian dengan berkonflik dengan Iran. Apakah AS seharusnya melakukan itu?
“Itu uang pajak saya. Uang keluar dari kantong saya sebagai warga Amerika untuk membantu menyediakan pertahanan bagi kawasan Anda,” kata Kimmitt kepada Al Jazeera.
“Kita tentu bisa melindungi Israel di Israel, dan kita bisa membiarkan negara-negara Teluk mengurus diri mereka sendiri.”
“Seperti yang kita lihat hari ini, Iran masih mengeluarkan ancaman. Jelas, jika kapal-kapal itu akan melewati wilayah ini, mereka membutuhkan perlindungan,” kata Kimmitt.
Pakar Militer Ini Sarankan AS Harus Hengkang dari Timur Tengah, Ini 3 Alasannya
1. Biarkan Negara Teluk Menangani Iran
“AS seharusnya meninggalkan kawasan [Teluk], dan membiarkan negara-negara Teluk menangani Iran sendiri,” kata Jenderal (Purn) Mark Kimmitt, mantan asisten menteri luar negeri AS untuk urusan politik dan militer.“Itu uang pajak saya. Uang keluar dari kantong saya sebagai warga Amerika untuk membantu menyediakan pertahanan bagi kawasan Anda,” kata Kimmitt kepada Al Jazeera.
2. AS Fokus Melindungi Israel, Bukan Negara Teluk
“Kita bisa menghemat banyak uang jika kita hanya mengatakan ‘Oke, kami akan pergi. Sekarang Anda harus mengurus diri sendiri’.”“Kita tentu bisa melindungi Israel di Israel, dan kita bisa membiarkan negara-negara Teluk mengurus diri mereka sendiri.”
3. AS Mengulangi Aksi apda Perang Teluk 1981 dan 1989
Upaya AS untuk melindungi dan memandu kapal-kapal yang keluar dari Selat Hormuz akan sangat mirip dengan strategi yang digunakan oleh militer AS selama Perang Teluk.“Seperti yang kita lihat hari ini, Iran masih mengeluarkan ancaman. Jelas, jika kapal-kapal itu akan melewati wilayah ini, mereka membutuhkan perlindungan,” kata Kimmitt.
Lihat Juga :