AS Diduga Akan Serang Iran Lagi, Kali Ini dengan Rudal Hipersonik Dark Eagle

Jum'at, 01 Mei 2026 - 06:24 WIB
loading...
A A A
Dark Eagle dirancang untuk menargetkan sistem pertahanan udara China dan Rusia. Kedua negara tersebut adalah kekuatan bersenjata nuklir dan memiliki militer yang lebih canggih daripada Iran, menurut para analis militer.

Pemerintahan Trump berulang kali mengeklaim telah membangun superioritas udara di atas langit Iran, tetapi penembakan jatuh pesawat tempur F-15E Strike Eagle oleh Iran awal bulan ini menggarisbawahi bahwa Iran masih memiliki kemampuan pertahanan udara.

Biaya Perang AS Sangat Mahal


Pertempuran antara Iran dan AS telah berhenti sebagai akibat dari gencatan senjata yang rapuh, dengan kedua pihak mengalihkan fokus mereka ke blokade maritim yang saling bersaing. AS dan Iran sama-sama telah menyita kapal di Teluk dan Samudra Hindia saat mereka mencoba menegaskan dominasi mereka atas Selat Hormuz.

Sementara itu, para pakar militer mengatakan kedua pihak menggunakan gencatan senjata untuk mempersenjatai kembali dan mengumpulkan kembali kekuatannya.

Menurut laporan Middle East Eye, Iran telah menerima sistem pertahanan udara dari China. Sedangkan The New York Times melaporkan bahwa Beijing mungkin telah mengirimkan rudal yang ditembakkan dari bahu ke Iran.

The New York Times melaporkan awal bulan ini bahwa perang tersebut telah secara signifikan mengurangi sebagian besar persediaan amunisi global militer AS dan bahwa Pentagon terpaksa memindahkan peralatan militer di Asia dan Eropa ke Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved