Tak Punya Strategi Keluar Perang, Kanselir Jerman: AS Dipermalukan Iran
Senin, 27 April 2026 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
“Kami pikir pencabutan sanksi akan terlalu dini,” katanya di Berlin pada pertemuan partai konservatif CDU dan partai saudaranya CSU Bavaria.
“Kita harus melihat perubahan, perubahan mendasar di Iran terlebih dahulu agar sanksi dapat dicabut,” tambah von der Leyen.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan memimpin pertemuan dengan perwakilan dari Bank of England dan komite tanggap darurat pemerintah pada hari Selasa untuk membahas dampak perang AS-Israel terhadap Iran.
“Besok saya akan memimpin pertemuan COBRA [Cabinet Office Briefing Room] tentang dampak [perang], dengan menghadirkan orang-orang dari Bank of England, sehingga Anda dapat yakin bahwa kami akan mendukung pekerja dalam krisis ini,” kata Starmer kepada anggota serikat pekerja hari ini.
“Saya harus jujur kepada Anda tentang Iran, karena kenyataannya, konsekuensi ekonomi masih bisa kita rasakan untuk beberapa waktu,” tambahnya, dengan menyebut bahan bakar sebagai contoh di mana harga telah naik.
“Kita harus melihat perubahan, perubahan mendasar di Iran terlebih dahulu agar sanksi dapat dicabut,” tambah von der Leyen.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan memimpin pertemuan dengan perwakilan dari Bank of England dan komite tanggap darurat pemerintah pada hari Selasa untuk membahas dampak perang AS-Israel terhadap Iran.
“Besok saya akan memimpin pertemuan COBRA [Cabinet Office Briefing Room] tentang dampak [perang], dengan menghadirkan orang-orang dari Bank of England, sehingga Anda dapat yakin bahwa kami akan mendukung pekerja dalam krisis ini,” kata Starmer kepada anggota serikat pekerja hari ini.
“Saya harus jujur kepada Anda tentang Iran, karena kenyataannya, konsekuensi ekonomi masih bisa kita rasakan untuk beberapa waktu,” tambahnya, dengan menyebut bahan bakar sebagai contoh di mana harga telah naik.
(ahm)
Lihat Juga :