AS Susun Daftar Sekutu NATO 'Nakal dan Baik' di Tengah Perang Iran
Kamis, 23 April 2026 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Anna Kelly membela sikap pemerintah Trump. "Meskipun Amerika Serikat selalu ada untuk apa yang disebut sekutu kita, negara-negara yang kita lindungi dengan ribuan pasukan tidak ada untuk kita selama Operasi Epic Fury," ujarnya.
"Presiden Trump telah menjelaskan pemikirannya tentang dinamika yang tidak adil ini, dan seperti yang dia katakan, Amerika Serikat akan mengingatnya," imbuh dia.
Kerangka kerja yang dilaporkan tersebut dapat menguntungkan negara-negara seperti Polandia dan Rumania, yang telah mendukung operasi militer AS dan meningkatkan pengeluaran pertahanan, sementara menempatkan negara-negara lain, seperti Spanyol, di bawah pengawasan karena menolak target pengeluaran NATO.
Pentagon juga menegaskan kembali pendekatannya, dengan menyatakan, "Akan memprioritaskan kerja sama dan keterlibatan dengan sekutu teladan yang melakukan bagian mereka untuk pertahanan kolektif kita."
"Presiden Trump telah menjelaskan pemikirannya tentang dinamika yang tidak adil ini, dan seperti yang dia katakan, Amerika Serikat akan mengingatnya," imbuh dia.
Kerangka kerja yang dilaporkan tersebut dapat menguntungkan negara-negara seperti Polandia dan Rumania, yang telah mendukung operasi militer AS dan meningkatkan pengeluaran pertahanan, sementara menempatkan negara-negara lain, seperti Spanyol, di bawah pengawasan karena menolak target pengeluaran NATO.
Pentagon juga menegaskan kembali pendekatannya, dengan menyatakan, "Akan memprioritaskan kerja sama dan keterlibatan dengan sekutu teladan yang melakukan bagian mereka untuk pertahanan kolektif kita."
(mas)
Lihat Juga :