PM Hungaria Magyar Peringatkan Netanyahu akan Ditangkap

Selasa, 21 April 2026 - 20:20 WIB
loading...
A A A
“Saya telah menjelaskan kepada perdana menteri Israel bahwa kami tidak akan mundur [dari ICC]. Pemerintah Tisza bermaksud menghentikan ini dan agar Hongaria tetap menjadi anggota,” ujar Magyar.

Dia menegaskan, “Jadi saya pikir saya tidak menyesatkan siapa pun. Jika suatu negara adalah anggota ICC dan jika seseorang yang dicari memasuki wilayah negara tersebut, mereka harus ditahan… Saya berasumsi setiap pemimpin negara dan pemerintah menyadari peraturan ini.”

Sikap Magyar menandai pemutusan langsung dengan sikap pemerintah yang akan segera lengser, yang menolak yurisdiksi ICC dan menjamin Netanyahu jalan aman.

Orban menolak surat perintah tersebut sebagai “kurang ajar dan sinis.” April lalu, Budapest bergerak untuk menarik diri dari ICC, dengan alasan pengadilan tersebut telah dipolitisasi.

Parlemen negara tersebut menyetujui langkah tersebut pada bulan Mei, meskipun berdasarkan Statuta Roma, penarikan diri hanya berlaku setahun setelah pemberitahuan resmi PBB, yang saat ini ditetapkan pada 2 Juni.

Magyar berkampanye untuk memperbaiki hubungan dengan Brussels dan membuka lebih dari 16 miliar euro (USD19 miliar) dana Uni Eropa untuk Hongaria yang saat ini dibekukan karena tuduhan pelanggaran hukum dan korupsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Iran Ancam Bikin Timur...
Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved