Iran Tuntut 5 Negara Arab Bayar Ganti Rugi Perang, Ini Alasannya

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB
loading...
Iran Tuntut 5 Negara...
Iran tuntut lima negara Arab membayar ganti rugi kepada Teheran atas perang yang diluncurkan AS dan Israel. Foto/X @KSAmofaEN
A A A
TEHERAN - Iran telah menuntut lima negara Arab di kawasan Teluk untuk membayar ganti rugi atas perang yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Alasannya, menurut Teheran, kelima negara tersebut mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk serangan terhadap Iran.

Tuntutan Iran disampaikan dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada hari Senin. Tak disebutkan nilai kompensasi yang dituntut Teheran.

Baca Juga: AS Blokade Selat Hormuz, 15 Kapal Perang hingga Jet Tempur Siluman F-35 Dekati Iran

Dalam surat itu, utusan Iran untuk PBB; Amir Saeid Iravani, berpendapat bahwa Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Yordania telah mengizinkan AS menggunakan wilayah mereka untuk menyerang Iran dan, dalam beberapa kasus, terlibat langsung dalam “serangan bersenjata ilegal yang menargetkan objek sipil.”

Iravani menambahkan, "Negara-negara Arab harus memberikan ganti rugi penuh kepada Republik Islam Iran, termasuk kompensasi atas semua kerusakan materiil dan moral yang diderita sebagai akibat dari tindakan mereka yang melanggar hukum internasional.”

Mengutip laporan dari The National, Selasa (14/4/2026), negara-negara Teluk sebelumnya menuntut agar Iran bertanggung jawab atas kerusakan perang, sebuah klaim yang ditolak Iravani sebagai “tidak dapat dipertahankan secara hukum dan pada dasarnya terlepas dari realitas faktual dan hukum.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved