Terbukti Bukan Negara Adidaya, Kanada Tak Ingin Lagi Tergantung dengan AS

Minggu, 12 April 2026 - 19:10 WIB
loading...
A A A
Selama pidatonya, ia kembali ke tema tersebut, menawarkan penilaian yang gamblang tentang kerusakan yang terjadi pada stabilitas global, tanpa menyebut nama presiden AS secara langsung.

“Kita berada di tengah-tengah keretakan, bukan transisi,” kata Carney. Ia mencatat bahwa Kanada telah mendapat manfaat dari tatanan internasional lama, termasuk dari “hegemoni Amerika,” tetapi memperingatkan bahwa sistem tersebut kini telah bergeser menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya.

“Sebut saja apa adanya: sistem persaingan kekuatan besar yang semakin intensif di mana yang terkuat mengejar kepentingan mereka menggunakan integrasi ekonomi sebagai paksaan,” katanya, menunjuk pada dunia di mana pasar dan perdagangan dipersenjatai daripada dibagi.

Carney memperingatkan terhadap gagasan bahwa negara-negara kecil dan menengah dapat melindungi diri mereka sendiri melalui kepatuhan kepada kekuatan dominan. Kepatuhan, katanya dengan jelas, tidak lagi menjamin keamanan.

Bagi kekuatan menengah seperti Kanada, pertanyaannya bukanlah apakah akan beradaptasi, tetapi bagaimana caranya. Pilihannya, katanya, terletak antara mundur di balik tembok yang lebih tinggi atau mengejar tindakan kolektif yang melampaui pertahanan nasional yang sempit.

“Negara-negara kekuatan menengah harus bertindak bersama, karena jika kita tidak duduk di meja perundingan, kita akan menjadi santapan,” kata Carney.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved