24 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh Iran, Kerugiannya Capai Rp12,3 Triliun
Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Melansir Times of India, MQ-9 Reaper, yang dikembangkan oleh General Atomics, adalah pesawat tanpa awak yang mampu melakukan pengumpulan intelijen dan serangan presisi dengan daya tahan lama. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2007, pesawat tanpa awak ini telah menjadi salah satu pesawat tanpa awak bersenjata yang paling banyak digunakan dalam persenjataan AS dan telah tampil dalam misi-misi penting, termasuk serangan tahun 2020 yang menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani.
MQ-9 dapat terbang pada ketinggian hingga 50.000 kaki dan tetap berada di udara untuk jangka waktu yang lama, memberikan pengawasan terus-menerus jauh melampaui jangkauan banyak pesawat tradisional. Didukung oleh mesin turboprop, ia memiliki kecepatan maksimum sekitar 480 km/jam dan dapat membawa campuran sensor, peralatan komunikasi, dan amunisi berpemandu presisi.
Fleksibilitasnya memungkinkannya untuk melakukan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian sambil mempertahankan kemampuan untuk menyerang target jika diperlukan. Tidak seperti pesawat tanpa awak pengawasan tanpa senjata, Reaper dapat mendeteksi, melacak, dan menetralisir ancaman dalam siklus misi yang sama.
Varian yang berfokus pada maritim, MQ-9B SeaGuardian, telah dilengkapi dengan sistem yang mampu menyebarkan sonobuoy yang digunakan untuk mendeteksi kapal selam. Ini memungkinkan pemantauan aktivitas bawah air jarak jauh di luar cakrawala dengan biaya lebih rendah dibandingkan dengan pesawat perang anti-kapal selam berawak.
MQ-9 dapat terbang pada ketinggian hingga 50.000 kaki dan tetap berada di udara untuk jangka waktu yang lama, memberikan pengawasan terus-menerus jauh melampaui jangkauan banyak pesawat tradisional. Didukung oleh mesin turboprop, ia memiliki kecepatan maksimum sekitar 480 km/jam dan dapat membawa campuran sensor, peralatan komunikasi, dan amunisi berpemandu presisi.
Fleksibilitasnya memungkinkannya untuk melakukan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian sambil mempertahankan kemampuan untuk menyerang target jika diperlukan. Tidak seperti pesawat tanpa awak pengawasan tanpa senjata, Reaper dapat mendeteksi, melacak, dan menetralisir ancaman dalam siklus misi yang sama.
Varian yang berfokus pada maritim, MQ-9B SeaGuardian, telah dilengkapi dengan sistem yang mampu menyebarkan sonobuoy yang digunakan untuk mendeteksi kapal selam. Ini memungkinkan pemantauan aktivitas bawah air jarak jauh di luar cakrawala dengan biaya lebih rendah dibandingkan dengan pesawat perang anti-kapal selam berawak.
(ahm)
Lihat Juga :