Rp1.696 Triliun Menguap Sia-siap, Siapa Orang Terkaya di Dunia yang Rugi Akibat Perang Iran?

Kamis, 09 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
Rp1.696 Triliun Menguap...
Banyak miliarder merugi akibat perang Iran. Foto/Gulf News
A A A
TEHERAN - Volatilitas pasar global yang terkait dengan ketegangan yang melibatkan Iran memicu salah satu fluktuasi jangka pendek paling tajam dalam kekayaan miliarder tahun ini, menghapus lebih dari USD100 miliar atau sekitar RpRp1.696 triliun dari individu terkaya di dunia pada bulan Maret sebelum pemulihan cepat pada bulan April mengembalikan sebagian besar kerugian tersebut.

Data dari Forbes menunjukkan kekayaan bersih gabungan dari sepuluh orang terkaya di dunia turun menjadi sekitar USD2,5 triliun pada awal April, turun lebih dari USD100 miliar hanya selama bulan Maret, karena indeks utama AS turun hampir 5%.

Rp1.696 Triliun Menguap Sia-siap, Siapa Orang Terkaya di Dunia yang Rugi Akibat Perang Iran?

1. Mayoritas Miliarder Rugi Berat

Melansir Gulf News, sembilan dari sepuluh miliarder teratas mencatat penurunan. Elon Musk tetap menjadi orang terkaya di dunia meskipun kehilangan USD22 miliar selama bulan tersebut, sehingga kekayaannya menjadi USD817 miliar.

Larry Page berada di peringkat kedua dengan penurunan kekayaan sebesar USD20 miliar menjadi USD237 miliar, sementara Jeff Bezos naik ke posisi ketiga setelah penurunan yang relatif moderat sebesar USD1 miliar. Sergey Brin turun ke posisi keempat, kehilangan USD18 miliar.

Penurunan paling tajam terjadi pada Bernard Arnault, yang kekayaan bersihnya turun sebesar USD28 miliar menjadi USD142,5 miliar, mendorongnya turun dari posisi ketujuh ke posisi kesepuluh.

Amancio Ortega kehilangan USD20 miliar dan keluar dari sepuluh besar ke posisi ke-14, sementara Warren Buffett turun sebesar USD7 miliar, turun dari posisi kesembilan ke posisi kesebelas.

Satu-satunya kenaikan di antara sepuluh besar datang dari Michael Dell, yang kekayaannya naik sebesar USD2 miliar, mengangkatnya ke posisi kedelapan. Rob Walton masuk sepuluh besar meskipun kekayaannya sedikit menurun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved