Koalisi Pimpinan Inggris untuk Buka Selat Hormuz Bertambah Jadi 40 Negara

Jum'at, 03 April 2026 - 14:17 WIB
loading...
Koalisi Pimpinan Inggris...
Koalisi global pimpinan Inggris untuk membuka Selat Hormuz bertambah dari 35 menjadi 40 negara. Foto/BBC
A A A
LONDON - Jumlah negara yang tergabung dalam koalisi global bentukan Inggris untuk membuka Selat Hormuz telah bertambah dari 35 menjadi 40 negara. Puluhan negara ini sedang membahas cara membuka jalur lalu lintas minyak global tersebut, yang telah ditutup sebagian oleh Iran sebagai imbas dari perang yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

"Kecerobohan Iran dalam memblokade jalur air tersebut menghantam keamanan ekonomi global kita," kata Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper, yang memimpin pertemuan virtual koalisi tersebut pada hari Kamis, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

“Kita telah melihat Iran membajak jalur pelayaran internasional untuk menyandera ekonomi global,” lanjut Cooper dalam pidato pembukaan yang disiarkan kepada media sebelum sisa pertemuan berlangsung secara tertutup.

Serangan balasan Iran terhadap kapal-kapal komersial, dan ancaman serangan lebih lanjut, telah menghentikan hampir semua lalu lintas di Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk dengan samudra di seluruh dunia. Iran menutup sebagian jalur untuk kapal-kapal tanker minyak dunia, yang pada akhirnya menyebabkan harga minyak melonjak.

AS tidak termasuk di antara negara-negara yang menghadiri pertemuan koalisi tersebut, yang diadakan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa mengamankan jalur air itu bukanlah tugas negaranya.

Trump juga telah mencela sekutu Eropa karena gagal mendukung perang AS-Israel melawan Iran. Dia juga memperbarui ancamannya untuk menarik AS keluar dari NATO.

Negara-negara yang berpartisipasi dalam pertemuan virtual hari Kamis, termasuk Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Jepang, dan Uni Emirat Arab, telah menandatangani pernyataan yang menuntut agar Iran menghentikan upayanya untuk memblokir selat tersebut dan berjanji untuk "berkontribusi pada upaya yang tepat untuk memastikan jalur aman" melalui jalur air tersebut.

Pertemuan ini dianggap sebagai langkah pertama, yang akan diikuti oleh "pertemuan tingkat kerja" para pejabat untuk membahas detailnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved