Teheran Bidik 8 Jembatan Teluk usai Jembatan Tertinggi Iran Dibom AS

Jum'at, 03 April 2026 - 13:39 WIB
loading...
A A A
Ghodratollah Seif, wakil gubernur provinsi Alborz, tempat jembatan B1 berada, mengatakan serangan itu menewaskan delapan orang dan melukai 95 lainnya.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan bagian-bagian utama jembatan runtuh setelah serangan tersebut.

Presiden AS Donald Trump juga mem-posting rekaman video yang menunjukkan asap mengepul dari jembatan B1, yang terletak 35 kilometer barat daya Teheran—dan memperingatkan bahwa akan ada kerusakan lebih lanjut kecuali Iran datang ke meja perundingan untuk mengakhiri perang yang sudah memasuki minggu kelima tersebut.

"Jembatan terbesar di Iran runtuh, tak akan pernah digunakan lagi—masih banyak lagi yang akan menyusul! SUDAH SAATNYA IRAN MEMBUAT KESEPAKATAN SEBELUM TERLAMBAT, DAN TIDAK ADA LAGI YANG TERSISA DARI APA YANG MASIH BISA MENJADI NEGARA YANG HEBAT!" tulis Trump di Truth Social.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan dalam sebuah unggahan di X: "Menyerang bangunan sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa rakyat Iran untuk menyerah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved