AS Gunakan Senjata yang Belum Dites dalam Serangan di Sekolah Dasar Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:29 WIB
loading...
AS Gunakan Senjata yang...
Pemandangan puing-puing sekolah, tempat banyak siswa dan guru kehilangan nyawa pada hari pertama gelombang serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, di Hormozgan, Iran pada 5 Maret 2026. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - AS menyerang sekolah dan aula olahraga di kota Lamerd, Iran selatan, dengan rudal balistik yang sebelumnya belum diuji dalam pertempuran. Kabas itu dilaporkan New York Times (NYT) pada hari Minggu (29/3/2026), mengutip analisisnya sendiri terhadap rekaman dan pendapat para ahli senjata.

Serangan itu terjadi selama gelombang pertama serangan AS dan Israel pada 28 Februari – hari yang sama ketika satu rudal Amerika menghancurkan sekolah dasar putri di kota Minab, Iran, menewaskan 175 orang, sebagian besar anak-anak. Menurut pejabat Iran, setidaknya 21 orang tewas di Lamerd.

NYT mengatakan kerusakan akibat serangan itu sesuai dengan Rudal Serangan Presisi (PrSM), yang meledak di atas targetnya, menyebarkan pelet tungsten kecil. Senjata itu baru menyelesaikan fase prototipenya tahun lalu, menurut Pentagon.

Seperti di Minab, sekolah dan aula olahraga yang menjadi sasaran di Lamerd terletak tepat di sebelah fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), kata NYT.

Surat kabar tersebut menambahkan citra satelit arsip menunjukkan sekolah dan aula tersebut telah dipisahkan dari lokasi IRGC setidaknya selama 15 tahun dan terdaftar sebagai fasilitas sipil di layanan pemetaan online populer, termasuk Google Maps.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jubir Hamas Lolos dari Pembunuhan
Rekomendasi
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved