6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran, dari Kharg hingga Qeshm

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Merebut Larak dapat membatasi kemampuan Iran untuk mengganggu kapal dan memasang ranjau di selat tersebut, dan mungkin membantu AS mematahkan cengkeraman Iran pada lalu lintas. Namun, pulau itu dibentengi dengan kuat dan akan menjadi target yang sulit.

3 - 5. Abu Musa, Tunb Besar, Tunb Kecil

Pulau Abu Musa dan Tunb terletak di dekat pintu masuk barat Selat Hormuz, antara Iran dan Uni Emirat Arab. Meskipun diklaim oleh UEA, Iran telah mendudukinya secara paksa sejak tahun 1971. Pulau-pulau tersebut berfungsi sebagai pos militer Iran yang dilengkapi dengan rudal, drone, dan kemampuan pemasangan ranjau.

Pentagon dilaporkan telah menyarankan untuk merebut Abu Musa. Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menulis di X pada hari Rabu bahwa intelijen Iran menunjukkan “musuh Iran, dengan dukungan sebuah negara di kawasan itu, sedang mempersiapkan operasi untuk menduduki salah satu pulau Iran.”

Dia menambahkan, “Jika mereka mengambil tindakan apa pun, semua infrastruktur vital negara regional itu akan menjadi sasaran tanpa batas oleh serangan tanpa henti.”

6. Pulau Qeshm

Qeshm adalah pulau terbesar di Teluk Persia, terletak di lepas pantai selatan Iran dekat Selat Hormuz. Pulau ini menyimpan rudal anti-kapal, ranjau, drone, dan pesawat serang lainnya di terowongan bawah tanah. Menurut Al Jazeera, Qeshm kadang-kadang digambarkan sebagai "sumbat di jalur transit energi paling vital di dunia."

Iran menuduh AS menyerang pabrik desalinasi di Qeshm pada awal perang, mengganggu pasokan air ke desa-desa setempat, tuduhan yang dibantah AS. Dengan luas sekitar 558 mil persegi, Qeshm akan menjadi target yang sangat besar, dan tidak ada tanda-tanda pendudukan yang direncanakan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved