Perang Iran Berkobar, Ramalan Sheikh Yassin soal Negara Israel Lenyap 2027 Jadi Viral
Minggu, 15 Maret 2026 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam 40 tahun pertama kami menghadapi Nakba (pada 1948), 40 tahun kedua kami memulai Intifada (pada 1987) yang mana kami melakukan penentangan peperangan pengeboman terhadap Israel, 40 tahun ketiga akan berakhirnya entitas Israel, Insya Allah," kata Yassin.
"Rujukan Al-Qur'an, apabila Allah SWT menghukum bani Israil tidak keluar dari padang pasir selama 40 tahun supaya apa? Supaya menukarkan dari generasi yang sakit sudah berputus asa dengan generasi pejuang."
"Gerakan Nakba yang pertama telah pergi, diganti dengan generasi pelempar batu dan pelempar bom, generasi seterusnya adalah generasi pembebas, Insya Allah," katanya.
Israel telah memberi tahu AS pekan ini bahwa mereka kehabisan rudal pencegat balistik dalam kondisi kritis seiring dengan berlanjutnya perang melawan Iran. Demikian diungkap pejabat AS kepada Semafor.
Israel dilaporkan memasuki perang saat ini dengan persediaan rudal pencegat yang sudah menipis akibat ditembakkan selama konflik musim panas lalu dengan Iran.
Menurut laporan CNN, sistem pertahanan jarak jauh Israel telah terbebani oleh serangan Iran. Taktik Iran yang menambahkan amunisi kluster ke rudal-rudalnya dalam perang saat ini telah memperburuk krisis rudal pencegat Israel.
Pejabat Amerika yang berbicara dengan Semafor tersebut mengatakan Amerika telah menyadari kapasitas Israel yang rendah selama berbulan-bulan. “Ini adalah sesuatu yang kami ekspektasikan dan antisipasi," kata pejabat tersebut, yang berbicara dalam kondisi anonim karena membahas isu sensitif.
Pejabat ini menekankan kepada Semafor bahwa AS tidak mengalami kekurangan pencegat rudal yang serupa. Komentar itu muncul di tengah kekhawatiran yang lebih luas tentang penipisan pencegat rudal akibat keterlibatan militer yang lebih lama di Iran yang menempatkan AS dalam posisi yang buruk.
Juga tidak jelas apakah AS mungkin akan berusaha untuk menjual atau berbagi pencegat rudalnya sendiri dengan Israel, yang akan menimbulkan tekanan tersendiri pada pasokan domestik. AS telah memasukkan aset pertahanan rudal dalam penyediaan bantuan militer kepada Israel di masa lalu.
“Kami memiliki semua yang kami butuhkan untuk melindungi pangkalan dan personel kami di wilayah tersebut dan kepentingan kami,” kata pejabat AS itu, menambahkan, "Israel sedang mencari solusi untuk mengatasi kekurangan mereka."
Israel memiliki cara lain untuk bertahan melawan rudal Iran selama perang, termasuk melalui jet tempur, tetapi pencegat rudal termasuk di antara senjata pertahanan yang paling efektif terhadap tembakan jarak jauh.
Sistem pertahanan rudal Iron Dome dirancang untuk menangkis tembakan jarak dekat (4-70 km). Sedangkan untuk mengatasi serangan rudal jarak menengah (300 km), Israel mengandalkan sistem pertahanan David's Sling. Kemudian untuk mengatasi rudal jarak jauh—seperti rudal balistik antarbenua—, Israel mengandalkan sistem pertahanan Arrow.
"Rujukan Al-Qur'an, apabila Allah SWT menghukum bani Israil tidak keluar dari padang pasir selama 40 tahun supaya apa? Supaya menukarkan dari generasi yang sakit sudah berputus asa dengan generasi pejuang."
"Gerakan Nakba yang pertama telah pergi, diganti dengan generasi pelempar batu dan pelempar bom, generasi seterusnya adalah generasi pembebas, Insya Allah," katanya.
Israel Kehabisan Rudal Pencegat akibat Perang Melawan Iran
Israel telah memberi tahu AS pekan ini bahwa mereka kehabisan rudal pencegat balistik dalam kondisi kritis seiring dengan berlanjutnya perang melawan Iran. Demikian diungkap pejabat AS kepada Semafor.
Israel dilaporkan memasuki perang saat ini dengan persediaan rudal pencegat yang sudah menipis akibat ditembakkan selama konflik musim panas lalu dengan Iran.
Menurut laporan CNN, sistem pertahanan jarak jauh Israel telah terbebani oleh serangan Iran. Taktik Iran yang menambahkan amunisi kluster ke rudal-rudalnya dalam perang saat ini telah memperburuk krisis rudal pencegat Israel.
Pejabat Amerika yang berbicara dengan Semafor tersebut mengatakan Amerika telah menyadari kapasitas Israel yang rendah selama berbulan-bulan. “Ini adalah sesuatu yang kami ekspektasikan dan antisipasi," kata pejabat tersebut, yang berbicara dalam kondisi anonim karena membahas isu sensitif.
Pejabat ini menekankan kepada Semafor bahwa AS tidak mengalami kekurangan pencegat rudal yang serupa. Komentar itu muncul di tengah kekhawatiran yang lebih luas tentang penipisan pencegat rudal akibat keterlibatan militer yang lebih lama di Iran yang menempatkan AS dalam posisi yang buruk.
Juga tidak jelas apakah AS mungkin akan berusaha untuk menjual atau berbagi pencegat rudalnya sendiri dengan Israel, yang akan menimbulkan tekanan tersendiri pada pasokan domestik. AS telah memasukkan aset pertahanan rudal dalam penyediaan bantuan militer kepada Israel di masa lalu.
“Kami memiliki semua yang kami butuhkan untuk melindungi pangkalan dan personel kami di wilayah tersebut dan kepentingan kami,” kata pejabat AS itu, menambahkan, "Israel sedang mencari solusi untuk mengatasi kekurangan mereka."
Israel memiliki cara lain untuk bertahan melawan rudal Iran selama perang, termasuk melalui jet tempur, tetapi pencegat rudal termasuk di antara senjata pertahanan yang paling efektif terhadap tembakan jarak jauh.
Sistem pertahanan rudal Iron Dome dirancang untuk menangkis tembakan jarak dekat (4-70 km). Sedangkan untuk mengatasi serangan rudal jarak menengah (300 km), Israel mengandalkan sistem pertahanan David's Sling. Kemudian untuk mengatasi rudal jarak jauh—seperti rudal balistik antarbenua—, Israel mengandalkan sistem pertahanan Arrow.
Lihat Juga :