Tel Aviv Porak Poranda! Iran Kecam Sensor Israel Tutupi Kehancuran Akibat Serangan Balasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:05 WIB
loading...
Tel Aviv Porak Poranda!...
Iran kecam sensor Israel tutupi kehancuran akibat serangan balasan. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengecam rezim Israel karena menyensor bagaimana Iran menghukum rezim tersebut atas agresinya, dengan mengatakan “kita baru saja memulai.”

Dalam unggahan di akun X-nya pada hari Selasa, Araghchi mengecam rezim Israel atas sensor ketatnya terhadap apa yang dilakukan rudal Iran terhadap wilayah pendudukan.

“Netanyahu tidak ingin Anda melihat bagaimana Angkatan Bersenjata Iran yang kuat menghukum Israel atas agresinya,” katanya, dilansir Press TV.

“Berikut laporan dari pasukan kami di lapangan: kehancuran total yang disebabkan oleh rudal kami, pemimpin yang panik, dan pertahanan udara mereka yang kacau,” katanya, menambahkan bahwa “kami baru saja memulai.”



Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan rezim Israel memulai agresi militer tanpa provokasi terhadap Iran, membunuh Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dan para komandan militer tinggi.

Iran mulai dengan cepat membalas agresi kriminal tersebut dengan meluncurkan rentetan serangan rudal dan drone ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan AS di negara-negara regional.

Sensor militer rezim Israel telah melakukan upaya ekstensif untuk mencegah penyebaran informasi apa pun.

Meskipun kantor sensor militer berupaya mengendalikan narasi, media berbahasa Ibrani terpaksa mengakui "korban jiwa," yang menunjukkan bahwa serangan rudal Iran telah memberikan pukulan serius dan belum pernah terjadi sebelumnya kepada entitas ilegal tersebut.

Dalam pernyataan lain, Araghchi memperingatkan bahwa pejabat AS memanipulasi pasar dengan menyebarkan berita palsu. "Ini tidak akan menyelamatkan mereka dari tsunami inflasi yang telah mereka timpakan kepada rakyat Amerika," katanya.

Pasar menghadapi kerugian dan kesenjangan terbesar dalam sejarah—krisis yang bahkan lebih besar daripada embargo minyak Arab tahun 1973, Revolusi Islam Iran tahun 1979, dan invasi Irak ke Kuwait pada tahun 1990.

Araghchi sebelumnya menulis di X bahwa klaim bahwa Iran bermaksud menyerang Amerika Serikat atau pasukan Amerika, baik secara preemptif maupun sebagai tindakan pencegahan, adalah kebohongan murni dan jelas.

“Satu-satunya tujuan dari kebohongan ini adalah untuk membenarkan ‘operasi kesalahan besar’—sebuah petualangan berbahaya yang dirancang oleh Israel dan dibiayai oleh warga Amerika biasa,” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved