Tel Aviv Luluh Lantak Dihajar Rudal Iran, Di Mana Netanyahu?

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:30 WIB
loading...
Tel Aviv Luluh Lantak...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Gelombang serangan rudal Iran mengguncang Israel dan membuat kota metropolitan Tel Aviv dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik. Ledakan keras terdengar sepanjang malam ketika sirene serangan udara meraung-raung, memaksa warga berlarian menuju bunker perlindungan.

Serangan tersebut menandai salah satu eskalasi paling serius dalam konflik terbuka antara Iran dan Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah laporan menyebutkan beberapa rudal balistik berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel dan menghantam kawasan strategis di sekitar Tel Aviv. Kota yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan teknologi Israel itu mendadak berubah menjadi wilayah siaga perang.

Tim penyelamat langsung dikerahkan ke berbagai lokasi dampak untuk mengevakuasi korban dan menangani kerusakan bangunan. Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap tebal membubung dari beberapa titik di kota tersebut setelah rudal menghantam daratan.

Tel Aviv Gelap Gulita


Situasi semakin dramatis ketika salah satu serangan dilaporkan menghantam fasilitas energi strategis Israel. Dampaknya, sebagian wilayah di Tel Aviv mengalami pemadaman listrik besar-besaran.

Target utama yang disebut-sebut terkena dampak adalah pembangkit listrik besar di wilayah pesisir Israel. Gangguan pada fasilitas tersebut memicu efek domino terhadap pasokan energi nasional.

Akibatnya, sebagian kawasan Tel Aviv dilaporkan mendadak gelap gulita pada malam hari. Lampu-lampu kota padam, sementara sirene peringatan terus berbunyi menandakan ancaman serangan lanjutan.

Bagi warga kota, malam itu berubah menjadi situasi penuh ketegangan. Banyak keluarga menghabiskan waktu berjam-jam di ruang perlindungan bawah tanah sambil menunggu kabar terbaru mengenai kondisi keamanan.

Serangan Beruntun Iran


Menurut sejumlah laporan militer, serangan yang menghantam Israel tidak hanya terjadi sekali. Iran disebut meluncurkan beberapa gelombang rudal dan drone secara simultan.

Strategi ini diduga bertujuan membanjiri sistem pertahanan udara Israel agar sebagian proyektil dapat menembus pertahanan.

Israel sendiri memiliki beberapa sistem pertahanan udara berlapis seperti Iron Dome, David’s Sling, dan Arrow yang dirancang untuk mencegat berbagai jenis ancaman udara. Namun ketika serangan datang secara bersamaan dalam jumlah besar, sistem tersebut dapat mengalami tekanan berat.

Analis militer menyebut metode serangan seperti ini kerap digunakan untuk meningkatkan peluang rudal mencapai target.

Balasan atas Serangan Israel


Pemerintah Iran menyatakan serangan rudal tersebut merupakan respons terhadap operasi militer Israel sebelumnya di wilayahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved