Rudal Iran Menghantam Pangkalan Militer AS Terbesar di Timur Tengah
Rabu, 04 Maret 2026 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Ketegangan telah meningkat di seluruh wilayah sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada hari Sabtu, yang menewaskan hampir 800 orang.
Iran telah merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk, yang merupakan tempat aset militer AS berada.
Sebelumnya, melansir Anadolu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang armada angkatan laut AS di Bahrain, Pangkalan Udara Al Minhad AS di Uni Emirat Arab, dan pangkalan AS di Kuwait.
Dalam sebuah pernyataan, korps tersebut mengatakan 26 UAV dan lima rudal balistik diluncurkan ke target militer AS, baik tetap maupun bergerak, di Kuwait, UEA, Bahrain, dan Selat Hormuz.
Sebagai bagian dari serangan tersebut, Pangkalan AS Arifjan di Kuwait dihantam oleh selusin UAV, katanya.
Di UEA, pusat komando dan kendali militer AS di Pangkalan Udara Al-Minhad menjadi sasaran enam UAV dan lima rudal balistik, sementara fasilitas Angkatan Laut AS di Bahrain yang sebelumnya tidak tersentuh dihancurkan oleh enam UAV, tambah pernyataan itu.
Iran telah merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk, yang merupakan tempat aset militer AS berada.
Sebelumnya, melansir Anadolu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang armada angkatan laut AS di Bahrain, Pangkalan Udara Al Minhad AS di Uni Emirat Arab, dan pangkalan AS di Kuwait.
Dalam sebuah pernyataan, korps tersebut mengatakan 26 UAV dan lima rudal balistik diluncurkan ke target militer AS, baik tetap maupun bergerak, di Kuwait, UEA, Bahrain, dan Selat Hormuz.
Sebagai bagian dari serangan tersebut, Pangkalan AS Arifjan di Kuwait dihantam oleh selusin UAV, katanya.
Di UEA, pusat komando dan kendali militer AS di Pangkalan Udara Al-Minhad menjadi sasaran enam UAV dan lima rudal balistik, sementara fasilitas Angkatan Laut AS di Bahrain yang sebelumnya tidak tersentuh dihancurkan oleh enam UAV, tambah pernyataan itu.
Lihat Juga :