Dari Kapal Induk hingga Kapal Selam Nuklir, Segini Total Armada Tempur Amerika Serikat
Kamis, 26 Februari 2026 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kapal-kapal induk tersebut, Washington dapat memindahkan kekuatan udara ke titik konflik mana pun di dunia tanpa harus bergantung pada pangkalan udara di daratan. Fleksibilitas inilah yang membuat armada laut AS sangat disegani.
Selain kapal induk, tulang punggung armada permukaan AS adalah kapal perusak atau destroyer. Saat ini, Angkatan Laut AS memiliki sekitar 70 kapal perusak modern, sebagian besar berasal dari kelas Arleigh Burke-class destroyer.
Kapal perusak ini dilengkapi dengan sistem pertahanan rudal Aegis yang mampu mendeteksi dan menembak jatuh berbagai ancaman, mulai dari pesawat tempur, rudal jelajah, hingga rudal balistik.
Dengan sistem radar canggih dan persenjataan multiguna, kapal perusak AS dapat menjalankan berbagai misi sekaligus, baik ofensif maupun defensif.
Kehadiran puluhan destroyer ini memastikan setiap gugus tempur kapal induk memiliki perlindungan maksimal dari ancaman udara dan laut.
Kekuatan bawah laut Amerika Serikat juga menjadi salah satu yang paling ditakuti. Saat ini, AS mengoperasikan sekitar 65 kapal selam, yang terdiri dari kapal selam serang (attack submarines) dan kapal selam pembawa rudal balistik (ballistic missile submarines).
Untuk kategori kapal selam serang, salah satu yang paling mutakhir adalah kelas Virginia-class submarine. Kapal selam ini dikenal memiliki kemampuan siluman tinggi, sistem sensor canggih, serta kemampuan menyerang target darat dan laut dengan presisi.
Sementara itu, dalam aspek pencegah strategis, AS mengandalkan kapal selam kelas Ohio-class submarine. Kapal selam ini mampu membawa rudal balistik berkemampuan nuklir dan menjadi bagian penting dari triad nuklir Amerika Serikat.
Keunggulan kapal selam nuklir terletak pada daya tahannya yang sangat lama di bawah laut serta kemampuannya beroperasi tanpa terdeteksi. Hal ini menjadikan kekuatan bawah laut AS sebagai elemen vital dalam strategi pertahanan dan penangkal ancaman global.
Puluhan Destroyer Canggih Siap Tempur
Selain kapal induk, tulang punggung armada permukaan AS adalah kapal perusak atau destroyer. Saat ini, Angkatan Laut AS memiliki sekitar 70 kapal perusak modern, sebagian besar berasal dari kelas Arleigh Burke-class destroyer.
Kapal perusak ini dilengkapi dengan sistem pertahanan rudal Aegis yang mampu mendeteksi dan menembak jatuh berbagai ancaman, mulai dari pesawat tempur, rudal jelajah, hingga rudal balistik.
Dengan sistem radar canggih dan persenjataan multiguna, kapal perusak AS dapat menjalankan berbagai misi sekaligus, baik ofensif maupun defensif.
Kehadiran puluhan destroyer ini memastikan setiap gugus tempur kapal induk memiliki perlindungan maksimal dari ancaman udara dan laut.
Kapal Selam Nuklir Mematikan
Kekuatan bawah laut Amerika Serikat juga menjadi salah satu yang paling ditakuti. Saat ini, AS mengoperasikan sekitar 65 kapal selam, yang terdiri dari kapal selam serang (attack submarines) dan kapal selam pembawa rudal balistik (ballistic missile submarines).
Untuk kategori kapal selam serang, salah satu yang paling mutakhir adalah kelas Virginia-class submarine. Kapal selam ini dikenal memiliki kemampuan siluman tinggi, sistem sensor canggih, serta kemampuan menyerang target darat dan laut dengan presisi.
Sementara itu, dalam aspek pencegah strategis, AS mengandalkan kapal selam kelas Ohio-class submarine. Kapal selam ini mampu membawa rudal balistik berkemampuan nuklir dan menjadi bagian penting dari triad nuklir Amerika Serikat.
Keunggulan kapal selam nuklir terletak pada daya tahannya yang sangat lama di bawah laut serta kemampuannya beroperasi tanpa terdeteksi. Hal ini menjadikan kekuatan bawah laut AS sebagai elemen vital dalam strategi pertahanan dan penangkal ancaman global.
Lihat Juga :